History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenlu: Taiwan Terus Memperkuat Pertahanan Nasional dengan Membeli Senjata AS

  • 18 July, 2024
  • 鄭蕙玲
Kemenlu: Taiwan Terus Memperkuat Pertahanan Nasional dengan Membeli Senjata AS
Kemenlu: Taiwan Terus Memperkuat Pertahanan Nasional dengan Membeli Senjata AS

(Taiwan, ROC) -- Menghadapi argument yang dilontarkan oleh kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump yang mengemukakan bahwa Taiwan seharusnya membayar “biaya perlindungan”. Kementerian Luar negeri hari ini (18/7) merespons bahwa selama ini tidak memberikan komentar atas isi pidato dari kandidat presiden AS, ini tetap konsisten, tetapi kemenlu menegaskan, Taiwan sebenarnya selalu menjadi pembeli persenjataan militer AS untuk memperkuat pertahanan nasional, dan pemerintah AS juga terus menjunjung Undang-Undang Hubungan Taiwan (Taiwan Relation Act/TRA) dan 6 Jaminan Taiwan dalam memenuhi komitmennya bagi keamanan Taiwan.

Mantan Presiden AS Donald Trump dalam penyampaian argumennya mengemukakan “biaya perlindungan” yang menimbulkan perbincangan public, Kementerian Luar Negeri AS menyampaikan bahwa selama ini Taiwan selalu mengeluarkan dana untuk memperkuat pertahanan keamanan dirinya dan Amerika Serikat bukan berbuat amal untuk hal ini. Kementerian Luar Negeri Taiwan lebih lanjut mengemukakan, selain kemenlu AS, ketua Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat AS dan anggota kongres lainnya bahkan mantan penasihat keamanan nasional semuanya telah menjelaskan pentingnya hubungan Taiwan dengan Amerika Serikat.

Kementerian Luar Negeri menekankan bahwa Taiwan dan Amerika Serikat mempunyai nilai-nilai universal demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia, selain itu Taiwan tidak saja mendapat dukungan dalam bidang ekonomi, perdagangan dan berbagai bidang industri lainnya dari lintas partai AS, serta terus berkomitmen atas janji keamanan Taiwan.

Wakil Direktur Urusan Amerika Utara Kemenlu, Jiao Kuo-yu(焦國祐) mengatakan, “dengan pembelian senjata dari AS, Taiwan selalu memperkuat pertahanan nasional kita, di samping itu AS dalam beberapa tahun terakhi ini juga berlanjut beraliansi dengan negara-negara yang berpandangan sepaham, saling bekerja sama menjaga perdamaian selat Taiwan, hal ini bukan menjadi konsensus dari Taiwan-AS saja, tetapi menjadi konsensus regional, bahkan menjadi consensus internasional.”

Robert O’Brien, Penasehat Keamanan Nasional Amerika Serikat dari Mantan Presiden AS Donald Trump pada tanggal 17 Juli 2024 menyampaikan, menghadapi otoritarian dari Tiongkok, Taiwan memerlukan lebih banyak pembelian untuk kepentingan pertahanan keamanannya. Donald Trump sendiri dalam wawancara media Bloomberg Businessweek pada tanggal 25 Juni, dan wawancara ini diterbitkan pada tanggal 16 Juli menyampaikan, “Saya sangat mengerti masyarakat Taiwan, dan akan menghormati mereka. Mereka sebenarnya mengambil hampir 100% dari bisnis chip kami. Saya merasa Taiwan seharusnya membayar biaya perlindungan pada kami.”

Robert O'Brien dalam konferensi meja bundar Bloomberg yang diselenggarakan oleh Republican National Convention, ketika ditanyakan pendapat mengenai Donald Trump menyampaikan bahwa ia yakin bahwa maksud dari Donald Trump adalah Taiwan seharus lebih banyak berkontribusi bagi pertahanan nasionalnya sendiri.

Robert O'Brien menyarankan Taiwan seharusnya mempertimbangkan untuk meningkatkan pengeluaran untuk kemiliterannya setidaknya 5% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) agar dapat menyamai Tiongkok. Namun ia juga menyampaikan bahwa ini hanyakan perhitungan kasar saja.

Komentar

Terbarumore