History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menteri Ketenagakerjaan Taiwan: Pekerja Migran India akan Mulai Datang pada Pertengahan Tahun 2025

  • 18 July, 2024
  • 尤繼富
Menteri Ketenagakerjaan Taiwan: Pekerja Migran India akan Mulai Datang pada Pertengahan Tahun 2025
Menteri Ketenagakerjaan Taiwan: Pekerja Migran India akan Mulai Datang pada Pertengahan Tahun 2025 圖/中時新聞網

(Taiwan, ROC) --- MOU (Memorandum of Understanding) perihal perekrutan pekerja India di Taiwan telah disetujui oleh Yuan Legislatif pada bulan Juni 2024.

Menteri Ketenagakerjaan, Ho Pei-shan (何佩珊), dalam sebuah wawancara dengan media online (17/7), menyatakan bahwa mereka berharap untuk mulai mendatangkan pekerja India pada pertengahan tahun depan, dengan skala awal yakni 1000 orang.

Saat hadir dalam wawancara dalam program YahooTV, Menteri Ho Pei-shan menyampaikan bahwa India secara aktif menanyakan perihal jumlah dan sektor perindustrian yang terbuka bagi pekerja mereka.

Namun, berapa banyak pekerja yang dapat diberikan, masih bergantung pada tingkat penerimaan Taiwan terhadap India.

碳費費率未出爐「難評估衝擊」 何佩珊:將盡力降低勞工恐懼- 生活- 工商時報

Menteri Ketenagakerjaan Taiwan, Ho Pei-shan

"Awalnya kami akan berhati-hati, karena perbedaan budaya yang cukup besar, adaptasi membutuhkan waktu," kata Menteri Ho Pei-shan.

"Pada tahap awal, kami akan mendatangkan 1000 orang, diperkirakan pada pertengahan tahun depan (mulai datang)," lanjutnya.

Ho Pei-shan menunjukkan bahwa fokus perekrutan pekerja migran India saat ini akan ditempatkan di industri manufaktur, tetapi di masa depan, industri konstruksi, pertanian, dan pekerjaan rumah tangga juga memungkinkan.

"Target saya adalah tahun depan," kata Ho saat ditanya tentang jadwal pastinya. "Pertengahan tahun depan," tambahnya.

Menanggapi seruan pengusaha Taiwan untuk membangun platform Direct Hiring, Menteri Ho Pei-shan menjelaskan bahwa banyak LSM pekerja migran menentang keras keterlibatan agen karena rentan eksploitasi. Mereka menginginkan skema "Direct Hiring" antarpemerintah (G to G).

台印度移工合作備忘錄消息人士:上午已簽署- 政治- 自由時報電子報

Namun saat ini, India belum memiliki sistem "Direct Hiring". Pelaksanaannya perlu mempertimbangkan sikap India. "Direct Hiring" hanya bisa diujicobakan secara terbatas, dan tidak bisa langsung diterapkan secara penuh.

Menteri juga menekankan bahwa peran agensi tidak boleh dipandang negatif. Agensi berperan menjembatani perbedaan budaya, dan banyak perusahaan yang masih membutuhkannya.

Dalam wawancara dengan media CNEWS, Menteri Ho Pei-shan menambahkan bahwa India secara aktif ingin menandatangani MoU dengan Taiwan. Hal ini menunjukkan sikap bersahabat India. Mengingat situasi diplomatik Taiwan yang sulit, hubungan baik dengan negara besar seperti India sangatlah bermanfaat.

Ia juga menyatakan bahwa Taiwan selama ini bergantung pada empat negara sumber pekerja migran selama lebih dari 20 tahun. Oleh karena itu, Taiwan perlu mencari sumber baru untuk memastikan keberlanjutan pasokan tenaga kerja.

Komentar

Terbarumore