(Taiwan, ROC) --- Seorang staf wanita di gerai minuman terkenal, "KEBUKE", cabang Guanpu 關埔, Hsinchu, kedapatan menambahkan bahan tak lazim ke dalam minuman pelanggan pada tanggal 14 Juli 2024 kemarin.
Staf tersebut dengan sengaja meludahi tangannya sendiri, lalu mengaduk-aduk boba dengan tangan kosong sebelum memasukkannya ke dalam gelas minuman. Seluruh kejadian ini direkam oleh rekan kerjanya. Video tersebut menjadi viral dan menuai banyak kecaman.
Pihak manajemen pusat dari KEBUKE merilis pernyataan resmi pada malam keesokan harinya (15/7), yang menyatakan bahwa gerai tersebut telah ditutup dan kontraknya diputus. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk menentukan pihak mana yang akan diminta pertanggungjawaban hukum.

Seorang staf wanita di gerai minuman terkenal, "KEBUKE", cabang Guanpu 關埔, Hsinchu, kedapatan menambahkan bahan tak lazim ke dalam minuman pelanggan pada tanggal 14 Juli 2024 kemarin. 圖/EBC NEWS
Kejadian ini terjadi pada Minggu kemarin, yakni tanggal 14 Juli 2024 sekitar pukul 21.30 waktu setempat, yang mana telah mendekati waktu tutup toko dari cabang KEBUKE bersangkutan.
Dalam video yang beredar, terlihat staf wanita bersangkutan meludahi tangannya sendiri, lalu mengaduk-aduk boba dengan tangan kosong, dan memasukkannya ke dalam gelas minuman.
Video tersebut juga disertai keterangan "Pelanggan ini sungguh beruntung, bisa menikmati minuman racikan tangan cantik XXX, semua pesanan menjelang waktu tutup pergi m*ti saja."
Video tersebut langsung menuai amarah warganet. Banyak yang mengecam tindakan staf tersebut, salah satu netizen berkomentar, "Kenapa sih orang-orang gemar mengunggah kebodohannya sendiri di internet? Apalagi di kolom ulasan Google untuk gerai ini memang sudah dipenuhi komentar negatif tentang staf wanita yang jutek, apa jangan-jangan pelakunya orang yang sama?"
"Jijik banget, aku ini fobia air liur, benar-benar tidak bisa terima. Dan lagian emang tidak bayar? Kenapa diperlakukan seperti itu? Kalau tidak mau melayani, bilang saja sudah habis," tambah salah seorang netizen.
圖/EBC NEWS
Setelah kejadian tersebut viral dimana-mana, seorang yang diduga sebagai staf wanita dalam video itu membuat permintaan maaf melalui platform media sosial Threads.
"Saya sangat menyesal atas tindakan saya yang menyebabkan gerai KEBUKE ditutup sementara dan perusahaan memberikan sanksi kepada kami. Baik saya maupun yang merekam video, keduanya telah menerima sanksi. Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan dan masalah keamanan pangan yang ditimbulkan. Awalnya, kami hanya ingin bersenang-senang dengan merekam video untuk Instagram Story, tetapi saya tidak menyangka hal itu akan menjadi viral dan menimbulkan masalah sebesar ini. Saya menyesal karena tindakan saya telah menimbulkan masalah bagi banyak orang dan perusahaan," demikian permintaan maaf yang ditulis.
Menanggapi hal tersebut, pada Senin malam kemarin (15/7), pihak manajemen pusat dari toko minuman KEBUKE menyatakan kekecewaan mereka dan telah memberhentikan sementara staf yang bersangkutan dari semua posisinya.
Pihak KEBUKE juga akan menindaklanjuti kejadian ini sesuai dengan hukum yang berlaku.