(Taiwan, ROC) -- Asosiasi Umum Kebudayaan Tiongkok (GACC) pada hari ini (12/7) merilis episode ke-50 “The Soul of the Craftsman”, yang berjudul “Pelindung Kapal Besar Memasuki Pelabuhan” menceritakan kisah Huang Chao-ling (黃昭玲), “pemandu kapal” wanita pertama di seluruh Taiwan. Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) dilaporkan turut menghadiri konferensi pers perilisan episode tersebut. Wapres Hsiao memuji para pengrajin yang memperlihatkan profesionalisme dan ketangguhan kepada dunia, serta menggunakan analogi pemandu kapal untuk menggambarkan peran pemerintah, menekankan bahwa Presiden Lai Ching-te (賴清德) ingin menjadikan Taiwan sebagai kapal besar yang berlayar ke dunia dengan aman tanpa risiko dan tanpa kecelakaan, serta dapat berlabuh dengan selamat.
Wapres Hsiao menuturkan bahwa para pengrajin sangat profesional dan berdedikasi tinggi, membutuhkan jiwa yang sangat teliti serta keberanian untuk menghadapi tantangan. Proyek “The Soul of the Craftsman” dari GACC telah memasuki tahun ketujuh, mencatat jejak para pengrajin di berbagai bidang di Taiwan, memungkinkan semua orang melihat dedikasi mereka dalam berbagai bidang profesional dan berbagi hasil karya mereka. Pengabdian para pengrajin inilah yang menjadi fondasi terkuat bagi negara.
Wapres Hsiao menambahkan, Presiden Lai dalam pidato pelantikannya menyebutkan bahwa sebagai orang Taiwan, kita harus menjelajahi lautan, memanfaatkan keunggulan negara maritim, dan meningkatkan daya saing nasional, membimbing rakyat dan industri ke jalan yang aman dan lancar, serta memastikan negara dapat bergerak maju dengan aman dan lancar. Pelayaran dan ekspedisi laut adalah jembatan paling penting bagi perkembangan ekonomi negara dan akses ke dunia global. Wapres Hsiao secara khusus berterima kasih kepada Huang Chao-ling (黃昭玲) karena telah menjadi pelindung terbaik jembatan tersebut, dan berharap para pengrajin di berbagai bidang terus semangat, sehingga setiap kapal dapat dengan tenang menjelajahi dunia dan berlabuh dengan aman, serta setiap orang Taiwan yang bekerja dengan keras dapat menjadi rekan pelindung negara yang andal.