(Taiwan, ROC) -- Agar anak-anak sekolah memahami konsep kehati-hatian pangan dan menumbuhkan keterampilan praktis para pekerja makan siang sekolah, Douceur Network (大享食育協會) akan menyelenggarakan “Lokakarya Pelatihan Koki Sekolah Pedesaan” dan “Kamp Gaya Hidup Makanan Berkelanjutan” di Yilan, Changhua, Kaohsiung, dan Pingtung pada musim panas ini. Masyarakat silakan mendaftar secara gratis dan manfaatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pemenang kompetisi makan siang sekolah!
Peneliti dari Douceur Network, Wang Zhang-yi (王章逸) menyampaikan, bahwa asosiasi tersebut selalu menaruh perhatian pada isu-isu seperti makan siang di sekolah dan pendidikan pangan. Dengan dukungan dari Yayasan Amal Fubon, mereka mulai menyelenggarakan "Lokakarya Pelatihan Koki untuk Sekolah Pedesaan" sejak lima tahun lalu, dan tahun lalu mulai menyelenggarakan "Kamp Gaya Hidup Makanan Berkelanjutan" untuk anak-anak sekolah, mengundang ahli gizi, koki, atau pemenang kompetisi makan siang di sekolah. Kegiatan ini mengajak anak-anak memahami konsep makanan secara menyeluruh, termasuk produk makanan khusus, menuju pola makan berkelanjutan.
Wang Zhang-yi menyampaikan, bahwa limbah bahan makanan dan sisa makanan saat ini sangat banyak, tapi kini ada banyak unit pemerintah dan sekolah yang aktif mempromosikan konsep konservasi pangan. Dengan dukungan Direktorat Jenderal Pertanian dan Pangan, pemerintah daerah setempat, dan sekolah-sekolah, tahun ini “Kamp Gaya Hidup Makanan Berkelanjutan” tidak hanya diselenggarakan di Yilan dan Changhua, tapi juga untuk pertama kalinya diadakan di Kaohsiung dan Pingtung.
Ia pun menyampaikan, bahwa "Lokakarya Pelatihan Koki untuk Sekolah Pedesaan" diadakan di sekolah-sekolah daerah pedesaan, non-pegunungan, dan non-kota yang memiliki sumber daya lebih terbatas. Dalam rangka meningkatkan stabilitas kualitas pasokan makanan di sekolah-sekolah tersebut, tahun ini pihaknya secara khusus mengundang 5 kelompok tim juara kompetisi makan siang sekolah sebelumnya dan tim pemenang runner-up untuk berbagi pengalaman, bersama-sama dengan para koki dan ahli gizi untuk saling belajar satu sama lain, membuat anak-anak menjadi lebih sehat, aman, dan bahagia.