(Taiwan, ROC) --- Mantan Wali Kota Taoyuan, Cheng Wen-tsan (鄭文燦), yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dan penerimaan suap, telah ditahan dan tidak diperkenankan menerima kunjungan.
Cheng Wen-tsan dikawal menuju Lembaga Pemasyarakatan Taoyuan pada Kamis malam (11/7) pukul 19.00. Pihak lapas telah menyediakan hidangan makan malam berupa nasi kotak yang terdiri dari empat jenis lauk-pauk dan satu jenis sup.
Namun, Cheng Wen-tsan menolak untuk menyantap hidangan tersebut dengan alasan telah mengonsumsi roti sebelumnya. Nomor identifikasi tahanan yang semula bernomor 2350 kemudian diubah dengan alasan kerahasiaan data pribadi.
Cheng Wen-tsan ditempatkan di sel yang dirancang untuk empat orang. Tiga orang rekan satu selnya merupakan tahanan kasus penipuan dan narkotika dengan tingkat pelanggaran yang relatif lebih rendah.
Menu makan malam pertama Cheng Wen-tsan di rumah tahanan 圖/TVBS
Bertolak dari area parkir Pengadilan Negeri Taoyuan, mantan Ketua Straits Exchange Foundation (SEF), Cheng Wen-tsan, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dan penerimaan suap, telah ditahan dan tidak diperkenankan menerima kunjungan pada Kamis malam. Ia pun dikawal menuju lembaga pemasyarakatan dengan menggunakan kendaraan operasional kepolisian.
Setibanya di lembaga pemasyarakatan, waktu makan malam telah berlalu. Meskipun demikian, pihak Lembaga Pemasyarakatan Taoyuan tetap menyediakan hidangan makan malam berupa nasi kotak yang berisi ayam goreng saus barbeque, tumis buncis, sayap ayam kecap, tumis kangkung, dan sup iga babi dengan jamur kuping. Kendati demikian, Cheng Wen-tsan menolak untuk menyantap hidangan tersebut dengan alasan telah menyantap roti sebelumnya.
Wakil Kepala Lembaga Pemasyarakatan Taoyuan, Hsu Kuo-hsien (許國賢), menerangkan, "Beliau telah makan roti sebelumnya dan menolak untuk menyantap nasi kotak yang kami sediakan. Karena cuaca yang panas, nasi kotak tersebut kemudian kami amankan untuk menjaga kebersihan. Beliau juga membawa obat-obatan untuk penyakit kronis yang dideritanya dan telah mengonsumsinya selama tiga hari terakhir. Kami akan memantau kondisi kesehatannya dan melakukan pemeriksaan medis besok."

Cheng Wen-tsan dibawa menuju rumah tahanan dengan menggunakan kendaraan operasional kepolisian. 圖/中時新聞網
Selain membawa obat-obatan pribadi, Cheng Wen-tsan juga telah membeli perlengkapan tidur seperti tikar bambu, bantal, dan selimut. Ia akan menempati sel yang dirancang untuk empat orang. Ketiga rekan satu selnya merupakan tahanan kasus penipuan dan narkotika dengan tingkat pelanggaran yang relatif lebih rendah.
Nomor identifikasi tahanan Cheng Wen-tsan yang semula diumumkan sebagai 2350 kemudian diubah dengan alasan kerahasiaan data pribadi.
"Saat ini, kondisi emosional Beliau stabil. Setiap tahanan yang memasuki lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan akan diminta untuk mengisi formulir yang menanyakan apakah mereka mengizinkan informasi pribadi mereka untuk diungkapkan kepada pihak luar. Beliau memilih untuk tidak mengungkapkannya, sehingga kami tidak dapat memberikan informasi terkait data pribadinya," ungkap Hsu Kuo-hsien.
Lembaga pemasyarakatan akan memadamkan lampu pada pukul 21.00 waktu setempat. Mengingat padatnya jadwal, termasuk proses mandi dan penggantian pakaian tahanan, kuasa hukum Cheng Wen-tsan tidak berkunjung pada Kamis malam kemarin dan akan mempersiapkan pengajuan banding. Cheng Wen-tsan telah menghabiskan malam pertamanya di lembaga pemasyarakatan.