History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Simulasi Militer Pertahanan Udara Wan An ke-47 Masyarakat Masuk Fasilitas Pertahanan Udara Nyata

  • 09 July, 2024
  • 曾秀情
Simulasi Militer Pertahanan Udara Wan An ke-47 Masyarakat Masuk Fasilitas Pertahanan Udara Nyata
Simulasi Militer Pertahanan Udara Wan An ke-47 Masyarakat Masuk Fasilitas Pertahanan Udara Nyata

(Taiwan, ROC) -- Simulasi Militer Pertahanan Udara Wan An ke-47 akan disesuaikan waktunya dengan simulasi militer Han Guang yaitu berlangsung pada tanggal 22 – 25 Juli 2024 mendatang dengan pelaksanaan dibagi berdasarkan kawasan. All-out Defense Mobile Agency (AMDA) di bawah Kementerian Pertahanan dan Keamanan hari ini (9/7) di Kementerian Pertahanan dan Keamanan menyampaikan, simulasi pelatihan militer kali ini akan kembali melaksanakan latiah evakuasi pertahanan udara pada seluruh wilayah cakupan secara nyata, bersamaan dengan itu APP Ditjen Kepolisian juga akan menyediakan pengecekan titik-titik pengungsian terdekat.

Ketua AMDA Chu Sen-tsuen (朱森村) menyampaikan, Simulasi Militer Pertahanan Udara Wan An ke-47 akan melakukah langkah-langkah sesuai dengan peraturan terkait seperti Undang-Undang Pertahanan Sipil dan Tata Laksana Latihan Pertahanan Udara untuk mendidik dan memperdalam kesadaran pertahanan udara nasional dari masyarakat sipil. Persiapan dan tindakan pertahanan udara nasional untuk menekan kemungkinan kerugian harta dan keselamatan nyawa akibat dari serangan udara 

Simulasi Militer Pertahanan Udara Wan An akan berlangsung mulai tanggal 22 Juli 2024 selama 4 hari berturut-turut dengan pembagian wilayah mencakup 7 kabupaten dan kota di wilayah tengah pada tanggal 22 Juli, 7 kabupaten dan kota di wilayah utara pada tanggal 23 Juli, 5 kabupaten dan kota di wilayah timur dan luar pulau Taiwan pada tanggal 24 Juli dan 3 kabupaten dan kota untuk kawasan selatan pada tanggal 25 Juli 2024.

Chu Sen-tsuen (朱森村) menjelaskan bahwa fokus Simulasi Militer Pertahanan Udara Wan An tahun ini pada “akses masyarakat terhadap fasilitas evakuasi pertahanan udara”, selain Kota Hsinchu dan Kota Chiayi, 20 pemerintah daerah lainnya akan memilih 2 desa/kota kecil untuk diverifikasi. Bersamaan dengan itu juga meminta masyarakat untuk mematuhi peraturan terkait.

Pada hari pelaksanaan simulasi, peringatan pertahanan udara akan dikeluarkan oleh pemerintah daerah, kantor kepolisian, pusat pengendalian pertahanan sipil, bersamaan dengan itu sirene peringatan selain dibunyikan secara nasional juga dikirmkan melalui pesan teks ponsel melalui sistem peringatan ancaman udara dan juga dilengkapi dengan penyiaran melalui televisi, radio, sekolah dan lainnya.

Selain itu Wakil Direktur Posko Pertahanan Sipil Ditjen Kepolisan Lin Kuo-hua (林國華) juga menjelaskan, terdapat 83.863 titik pengungsian di seluruh Taiwan yang dapat menampung hingga 55.410.000 orang, berarti dapat digunakan untuk menampung pengungsian sebanyak 2,31 lipat dari jumlah penduduk Taiwan.

Komentar

Terbarumore