History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Terseret dalam Badai Korupsi, Mantan Wali Kota Taoyuan, Cheng Wen-tsan, Mundur dari Jabatannya Sebagai Ketua SEF

  • 07 July, 2024
  • 尤繼富
Terseret dalam Badai Korupsi, Mantan Wali Kota Taoyuan, Cheng Wen-tsan, Mundur dari Jabatannya Sebagai Ketua SEF
Terseret dalam Badai Korupsi, Mantan Wali Kota Taoyuan, Cheng Wen-tsan, Mundur dari Jabatannya Sebagai Ketua SEF 圖/聯合報

(Taiwan, ROC) --- Ketua Straits Exchange Foundation (SEF), Cheng Wen-tsan (鄭文燦), terseret dalam badai korupsi. SEF hari ini (7/7) menyatakan bahwa Ketua Cheng Wen-tsan telah mengundurkan diri dari jabatannya untuk menghindari pengaruhnya terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan.

Ketua Cheng Wen-tsan menghargai nilai dan niat awal dari keterlibatannya dalam politik, dan akan membela sepenuhnya ketidakbersalahannya dalam proses hukum.  

Mengenai hal ini, Juru Bicara Istana Kepresidenan, Kuo Ya-hui (郭雅慧), menyatakan bahwa Presiden menghormati keputusan Cheng Wen-tsan, dan berharap lembaga peradilan menjunjung tinggi semangat keadilan, serta segera mengklarifikasi fakta yang ada. Adapun mengenai kepegawaian SEF, akan ditangani dengan tepat sesuai prosedur yang berlaku.

鄭文燦請辭海基會董座總統府:人事依程序妥適處理| 太報| LINE TODAY

Mantan Wali Kota Taoyuan, Cheng Wen-tsan, saat berada di Pengadilan Negeri Taoyuan pada Sabtu kemarin (6/7). 圖/LINETODAY

Pada Sabtu dini hari (6/7), Kejaksaan Negeri Taoyuan mengajukan permohonan penahanan terhadap Cheng Wen-tsan ke Pengadilan Negeri Taoyuan dengan tuduhan korupsi berdasarkan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Pada sore harinya, Pengadilan Negeri Taoyuan memutuskan untuk memberlakukan jaminan sebesar NT$5 juta dengan pembatasan tempat tinggal, larangan bepergian ke luar negeri, dan larangan melaut.

Menurut siaran pers Pengadilan Negeri Taoyuan, meskipun Cheng Wen-tsan pernah menerima NT$5 juta pada bulan September 2017 dan mengembalikannya kepada terdakwa bermarga Liao (廖姓) pada bulan Agustus tahun berikutnya, tetapi sulit untuk memastikan adanya dugaan tindak pidana dalam hal ini.

Mengenai dugaan tindak pidana menerima suap, meskipun Cheng Wen-tsan membantahnya, tetapi berdasarkan bukti-bukti yang relevan, terdapat dugaan kuat atas tindak pidana tersebut.

Pada Minggu dini hari ini, Cheng Wen-tsan juga mengeluarkan pernyataan, "Teman-teman terkasih, saya Wen-tsan. Setelah dua hari menjalani pemeriksaan yang panjang, pengadilan memutuskan untuk memberikan jaminan pada sore hari, dan saya telah pulang untuk beristirahat. Sejak saya terjun ke dunia politik, saya selalu mengutamakan kepentingan publik dan melupakan kepentingan pribadi, tidak serakah dan tidak mengambil apa yang bukan hak saya. Ini adalah nilai yang sangat saya hargai. Saya juga akan membela ketidakbersalahan saya dalam proses penyelidikan hukum di masa depan."

Kuo Ya-hui menyatakan bahwa Presiden Lai Ching-te (賴清德) menghormati keputusan Cheng Wen-tsan, dan berharap lembaga peradilan menjunjung tinggi semangat keadilan dan imparsialitas, serta segera mengklarifikasi fakta yang ada. Adapun mengenai kepegawaian SEF, akan ditangani dengan tepat sesuai prosedur.

Komentar

Terbarumore