(Taiwan, ROC) -- Guru dan Murid dari Sekolah Dasar Municipal Yuemingguominzhong di Yilan akan menggunakan sebagian dari liburan musim panas mereka untuk berlayar keliling Taiwan, hari ini (5/7) mengelar upacara keberangkatan “Bergandengan Tangan Mendayung Bersama Menuju Lautan Biru”, yang mana kegiatan ini dihadiri langsung oleh Presiden Lai Ching-te (賴清德). Dalam pidatonya Presiden Lai menyampaikan, sebagai negara kepulauan, kita semua adalah masyarakat kelautan, dengan adanya DNA budaya kelautan sehingga harus memanfaatkan sumber daya lautan yang kaya dengan baik untuk kesejahteraan rakyat dan dengan agresif menjelajahi dan meneliti kelautan untuk memberikan pengembangan masa depan yang lebih luas.
Menteri Pendidikan Cheng Ying-yao (鄭英耀) dalam kata sambutannya menyampaikan, ia menerima kartu undangan yang dilukis sendiri oleh murid-murid SD Yuemingguominzhong, mengundangnya untuk hadir dalam acara ini, tetapi ia tidak menyangka kalau presiden juga datang. Presiden saat memberikan pidatonya menyampaikan bahwa ia juga menerima kartu undangan buatan tangan dari para murid yang memberikan kehangatan tersendiri, kartu kecil dengan gambar yang memperlihatkan kegembiraan dan penuh vitalitas sehingga membuatnya tergerak untuk ikut dalam upacara keberangkatan kapal ini.
Kepala negera mengungkit bahwa dalam kartu undangan tersebut, ada murid yang menanyakan apakah Presiden suka dengan samudra? Untuk itu ia ingin memberitahukan langsung di depan murid-murid, “Iya” saya suka dengan samudra, dibesarkan di Wanli Kota New Taipei, saat di sekolah di SD dan SMP Wanli, sekolahan mengelar kegiatan di lautan, ini memberikan kesan yang sangat mendalam dan juga memberikan banyak ilham, kemudian saat menjadi walikota Tainan mengelar Hari Laut Sedunia serta dengan agresif mempromosikan pendidikan kelautan dalam jangka panjang.
Pemimpin negara mengemukakan, semasa ia menjabat sebagai perdana menteri, komite kelautan juga mengerakkan masyarakat untuk lebih mendalami kelautan, menjelajahi dan memasuki kekayaan ragam kehidupan samudra, Presiden mengatakan, “Kita adalah negara kepulauan, kita memiliki DNA budaya kelautan, kita seharusnya memanfaatkannya bagi kesejahteraan masyarakat, kemudian juga meneliti samudra, agar dapat semakin mengembangkannya ke masa depan yang lebih luas.”
Presiden sangat yakin makna penting yang positif dari kegiatan ini, akan menjadikan anak-anak sebagai warga kelautan yang paling hebat, di kedepannya akan tumbuh dewasa menjadi warga pengetahuan dan teknologi kelautan, untuk itu beliau telah menginstruksikan Menteri Pendidikan untuk tidak saja terus mendukung kegiatan seperti ini dari SD Yuemingguominzhong, melainkan juga menjadikan ini sebagai rekomendasi sekolah-sekolah lainnya.