(Taiwan, ROC) —- Musim panas telah tiba, dan seluruh Taiwan sedang mengalami gelombang panas yang intens, dengan suhu tinggi yang terus melanda berbagai daerah. Di lain pihak, AC telah menjadi kebutuhan pokok bagi banyak orang untuk mengatasi cuaca panas yang ekstrem. Bahkan keluarga yang biasanya bersikukuh untuk hidup hemat, akhirnya memilih menyerah dan mulai menggunakan AC untuk mendinginkan rumah.
Namun, baru-baru ini, seorang istri mengeluh secara online tentang suaminya yang melarangnya menggunakan AC dengan bebas. Postingan tersebut memicu ragam komentar, bahkan yang menyerukan dirinya untuk bercerai saja.
Dalam postingannya di grup Facebook “毒姑九賤婆媳討論區Dú gū jiǔ jiàn póxí tǎolùn qū”, sang istri bersangkutan mengeluh bahwa suaminya telah menetapkan aturan yang melarang penggunaan AC di rumah meskipun cuaca sedang panas terik.
Sang suami bahkan mengancam akan menghancurkan AC, jika tagihan listrik melebihi NT$1.000.

圖/PEXELS
Di tengah gelombang panas yang melanda berbagai daerah di Taiwan, tidak menggunakan AC hampir tidak terpikirkan oleh banyak orang.
Sementara keluarga lain bisa menikmati kenyamanan AC di dalam rumah, sang istri dan anak-anaknya hanya bisa mengandalkan kipas angin untuk sedikit mengurangi panas. Dia mengakhiri postingannya dengan dua emoji sedih, mengungkapkan rasa frustrasinya atas situasi tersebut.
Banyak netizen juga menyampaikan bahwa selain AC, rumah tangga pada umumnya memiliki peralatan lain yang mengonsumsi daya listrik cukup besar, seperti lemari es dan pemanas air. Penggunaan sehari-hari peralatan seperti lampu, pengering rambut, dan televisi juga berkontribusi pada peningkatan biaya tagihan listrik.
Dengan mempertimbangkan penggunaan dasar di atas yang apabila ditambah dengan unit AC, maka sangat sulit bagi sebuah keluarga untuk menjaga tagihan listrik di bawah NT$1.000 selama musim panas.

圖/PEXELS
Tuntutan sang suami yang tidak masuk akal ini menuai banyak kritik dari netizen. Banyak yang berpendapat bahwa menyiksa diri dengan menghemat beberapa ratus dolar untuk biaya listrik dalam cuaca seperti ini adalah hal yang tidak masuk akal.
"Lebih baik membayar beberapa ratus dolar ekstra untuk tagihan listrik daripada membuat istri dan anak-anak menderita dalam ketidaknyamanan. Apakah kamu serius mempertimbangkan untuk tetap dalam pernikahan ini?" tulis salah seorang netizen.
"Saya tidak tahu harus berkata apa selain menyarankan perceraian. Jika tagihan listrik sudah melebihi NT$1.000 bahkan tanpa menggunakan AC, hancurkan saja suamimu dan AC-nya!" tulis netizen lainnya.
Ada juga netizen yang menyatakan keheranannya dengan meninggalkan pesan di kolom komentar, "Ini menggelikan! Tagihan listrik pasti akan melebihi NT$1.000 dalam cuaca seperti ini, bahkan tanpa menggunakan AC! Bagaimana mungkin orang hidup tanpa AC dalam cuaca seperti ini??"