History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Acara Keagamaan India Berakhir dengan Insiden Terinjak-injak, 107 Warga Dipastikan Meninggal Dunia

  • 03 July, 2024
  • 尤繼富
Acara Keagamaan India Berakhir dengan Insiden Terinjak-injak, 107 Warga Dipastikan Meninggal Dunia
Acara Keagamaan India Berakhir dengan Insiden Terinjak-injak, 107 Warga Dipastikan Meninggal Dunia 圖/REUTERS

(Taiwan, ROC) --- Sebuah acara keagamaan di Distrik Hathras, Uttar Pradesh, India, berakhir tragis dengan sedikitnya 107 orang tewas akibat insiden terinjak-injak, mayoritas korban adalah perempuan.

Pejabat tinggi kepolisian setempat, Rajesh Kumar Singh, menyatakan bahwa insiden terinjak-injak terjadi saat acara keagamaan "Satsang" digelar di sebuah Desa di Hathras, India (2/7).

Laporan awal dari media lokal, Hindustan Times, menyebutkan lebih dari 80 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dalam insiden tersebut. Angka ini kemudian diperbarui menjadi setidaknya 107 korban jiwa.

Polisi setempat menjelaskan bahwa seorang pengkhotbah sedang menyampaikan ceramah kepada para pengikutnya di sebuah tenda yang didirikan khusus di desa tersebut. Cuaca saat itu lembap dan panas.

印度宗教集會爆「踩踏地獄」釀至少107死傷者多到用機車載著送醫| 鏡週刊| LINE TODAY

Sebuah acara keagamaan di Distrik Hathras, Uttar Pradesh, India, berakhir tragis dengan sedikitnya 107 orang tewas akibat insiden terinjak-injak

Dugaan awal polisi, beberapa orang di dalam tenda mungkin mengalami masalah kesehatan yang kemudian memicu kepanikan dan berujung pada insiden terinjak-injak.

Investigasi lebih lanjut masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari tragedi ini.

Media BBC melaporkan bahwa kepala kepolisian Hathras, Ashish Kumar, menyampaikan, "Dokter melaporkan kepada saya bahwa terdapat sekitar 50 hingga 60 orang meninggal dunia."

Identitas para korban, termasuk lebih dari 20 perempuan, masih dalam proses verifikasi. Ashish Kumar menjelaskan bahwa insiden terinjak-injak ini terjadi saat acara berakhir dan orang-orang bersiap untuk pulang. Pemerintah setempat diberitakan telah membentuk komite untuk menginvestigasi kejadian ini.

At least 100 people killed in stampede at religious event in India

圖/BreakingNews.ie

Dalam tayangan media BBC terlihat video yang memperlihatkan para korban luka diangkut ke rumah sakit dengan menggunakan mobil pick-up, bajaj, dan sepeda motor.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa insiden serupa kerap terjadi pada acara keagamaan di India karena banyaknya orang yang berkumpul di ruang sempit, sementara langkah-langkah keamanan jarang diterapkan.

Contohnya, pada tahun 2018, perayaan Dussehra Hindu menelan 60 korban jiwa, serta insiden terinjak-injak pada tahun 2013 yang merenggut 115 nyawa.

Komentar

Terbarumore