(Taiwan, ROC) -- Asuransi Kesehatan Nasional Taiwan (NHI) mulai mengaktifkan program uji coba perawatan gawat darurat untuk komunitas perumahan pada tanggal 1 Juli 2024, Presiden Lai Ching-te pada hari Selasa pagi ini (2/7) menuju ke Far Eastern Memorial Hospital guna memahami situasi perkembangan program yang dijalankan. Presiden Lai Ching-te mengatakan, ini merupakan tonggak sejarah dalam pelayanan medis kedokteran Taiwan, sektor pelayanan medis kedokteran Taiwan menempati urutan atas di dunia, tidak banyak negara yang mampu bersaing, maka pemerintah akan memperlaju promosi perawatan terintegrasi, menciptakan Taiwan yang sehat.
Asuransi Kesehatan Nasional Taiwan (NHI) mulai 1 Juli memperluas cakupan perawatan medis di rumah warga, mengaktifkan program uji coba perawatan gawat darurat, membentuk tim yang beranggotakan dokter, suster perawat, apoteker dan terapis medis pernapasan, yang akan memberikan layanan medis kepada pasien yang lumpuh atau mengalami gangguan mobilitas fisik saat terinfeksi penyakit, memiliki pilihan untuk menjalani perawatan di rumah atau institusi perawatan, dipadukan dengan perluasan cakupan informasi medis yang mulai berjalan pada tanggal 1 Juli 2024, layanan perawatan medis jarak jauh, fasilitas pemantauan keselamatan jiwa jarak jauh, pemeriksaan klinis dan lainnya, bertujuan untuk mengurangi risiko terinfeksi saat berobat ke rumah sakit, mengurangi pasien yang berobat di ICU dan menjalani rawat inap di rumah sakit, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Presiden Lai Ching-te dan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) Chiu Tai-yuan (邱泰源) pada Selasa pagi ini (2/7) menuju ke Far Eastern Memorial Hospital untuk memahami situasi perkembangan promosi program ini. Dalam sambutan Lai Ching-te mengatakan, sasaran untuk program ini mencakup perawatan medis di rumah secara per kasus, perawatan penghuni di institusi kesehatan, perawatan gawat darurat untuk warga umum, terpapar penyakit menular yang diindikasi sebagai penularan umum, meliputi infeksi pneumonia, peradangan saluran kemih, peradangan pada jaringan lunak, yang wajib diperiksa dokter dalam kurun waktu 3 hari, dipantau setiap hari oleh suster, lebih intensif daripada perawatan biasa, yang lebih penting adalah mekanisme jalur khusus yang memberikan kemudahan (jalur hijau).
Presiden Lai Ching-te mengatakan, “Sama-sama bagus sekali, mekanisme jalur hijau, dengan kata lain pasien yang menjadi cakupan dalam program ini apabila dikarenakan obat yang dipakai belum efektif, lalu diinfus dan tidak efektif, dan wajib menjalani rawat inap di rumah sakit, pihak rumah sakit menyediakan ranjang pasien untuknya, melalui mekanisme jalur hijau, tidak perlu ke unit gawat darurat, tidak perlu melalui pemeriksaan poliklinik, tidak perlu dibantu legislator untuk mendapatkan ranjang rumah sakit.”
Presiden Lai Ching-te mengemukakan, tahun depan Taiwan menghadapi komunitas super lansia, Taiwan wajib memperlaju tindakan untuk menuju era perawatan terintegrasi, program perawatan di rumah merupakan tonggak sejarah penting, mengintegrasikan semangat perawatan jangka panjang versi 3.0. Beliau juga mengatakan, sebagai bagian dari kesehatan, ia juga berharap selama masa jabatan sebagai presiden, bisa melakukan lebih banyak hal, mengadopsi penerapan teknologi untuk memberikan pelayanan medis, ini menjadi bagian dari misinya, pemerintah berkomitmen menciptakan lingkungan sehat agar masyarakat Taiwan dapat hidup sehat.
Dirjen NHI Shih Chung-liang (石崇良) mengatakan, program integrasi pelayanan medis tahun 2022 hampir mencapai 80.000 orang, perawatan di institusi kesehatan mencapai hampir 120.000 orang, maka dari itu sasaran yang ditargetkan untuk perawatan di rumah mencapai 200.000 orang. Menurut pendataan, setiap tahun program ini dapat mencover 1/4 ~1/3 kebutuhan rawat-inap di rumah sakit, atau 50.000 – 70.000 orang, diantaranya 80% menderita penyakit menular dan dirawat di rumah sakit, dari pengalaman luar negeri menunjuk 60-80% menjalani perawatan di rumah atau di institusi kesehatan, dan Taiwan menargetkan 20%, maka dari itu, dalam satu tahun diprakirakan ada 10.000 per orang per kali yang bisa menikmati fasilitas ini, direncanakan paruh akhir tahun ini dapat diterapkan, sebanyak 5.000 orang bisa menikmati fasilitas ini, dana yang dikucurkan NHI sebesar NT$ 350 juta.
Dirjen NHI Shih Chung-liang (石崇良) mengatakan, hingga saat ini ada 148 poliklinik yang ikut serta dalam program ini, dan masih dalam tahap peninjauan, metode pengeluaran program ini tidak berdasarkan kuantitas pelayanan, akan tetapi mengadopsi biaya per paket harian, berkaitan dengan jenis penyakit memiliki hitungan hari yang berbeda, apabila setelah berobat dan jumlah hari perawatan lebih rendah dari standar, maka penghematan biaya akan dikembalikan kepada tim perawatan medis. Berkaitan dengan beban yang ditanggung oleh warga, akan disesuaikan dengan perawatan di rumah, dihitung berdasarkan 5% dari total biaya pengobatan dan biaya perawatan harian di rumah, maka menghemat pengeluaran rawat inap di rumah sakit maksimal sebesar NT$ 5.000.