(Taiwan, ROC) --- Setiap orang tentu berharap dapat menabung untuk menikmati masa pensiun yang nyaman. Namun, menurut sebuah survei di Amerika Serikat, ada sebanyak 20% orang Amerika merasa tidak akan pernah bisa pensiun, dan 70% di antaranya mengaku kesulitan untuk memenuhi biaya hidup saat pensiun.
Baru-baru ini, sebuah situs web keuangan menunjukkan bahwa ada "5 tipe orang" yang mungkin tidak akan dapat menabung untuk masa pensiun, dan bahkan kondisi keuangan mereka mungkin akan semakin memburuk.
Penulis bisnis untuk situs web keuangan Moneywise, Vawn Himmelsbach, menulis bahwa ada 5 tipe orang yang tidak dapat menabung untuk masa pensiun.
圖/MSN
Tipe pertama adalah orang yang "pengeluarannya melebihi pendapatan". Mereka sudah kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan bahkan mungkin harus bergantung pada pinjaman.
Tipe kedua adalah orang yang "terbebani oleh utang yang besar". Meskipun tidak semua utang itu buruk, tetapi jika seseorang hanya mampu membayar jumlah minimum pembayaran untuk kartu kredit atau pinjaman dengan suku bunga tinggi, maka kondisi keuangan mereka mungkin akan semakin buruk.
Tipe ketiga adalah orang yang ingin mengandalkan "jaminan sosial" untuk masa pensiun mereka. Jajak pendapat Gallup menunjukkan bahwa 35% orang Amerika percaya bahwa mereka dapat mengandalkan jaminan sosial sebagai sumber pendapatan utama mereka setelah pensiun.
Namun, Administrasi Jaminan Sosial Amerika Serikat pernah menyatakan bahwa tunjangan jaminan sosial rata-rata hanya mencakup sekitar 40% dari pendapatan pekerja sebelum pensiun, sehingga masih diperlukan sumber pendapatan pensiun lainnya.
Tipe keempat adalah orang yang "tabungannya tidak mencukupi". Penghasilan mereka sering kali habis untuk membeli mobil, liburan, dan keinginan lainnya, dan mereka baru menyadari bahwa tabungan mereka menipis.
Tipe kelima adalah orang yang memiliki "harapan yang tidak realistis" tentang dana pensiun, seperti ingin menjadi jutawan sebelum pensiun, yang dapat membuat mereka tidak pernah bisa berhenti bekerja.
Vawn Himmelsbach mengakui bahwa setiap orang memiliki tempat tinggal, kondisi investasi, dan kesehatan yang berbeda, yang memengaruhi jumlah uang yang mereka butuhkan untuk masa pensiun. Tidak ada "angka ajaib" yang berlaku untuk semua orang.