(Taiwan, ROC) -- Asuransi Kesehatan Nasional (NHI) semakin memperketat anggarannya. Berdasarkan pengumuman dari Direktorat Jenderal NHI, 14 obat bebas akan dikeluarkan dari cakupan NHI, menyisakan 801 obat bebas terbatas yang masih termasuk dalam cakupan NHI.
Terkait dengan rencana untuk menghapus semua obat bebas terbatas dari cakupan NHI, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) Chiu Tai-yuan (邱泰源) pada 25 Juni mengungkapkan, Kementerian Kesehatan terus berupaya ke arah ini dengan mengutamakan kualitas layanan medis bagi masyarakat melalui evaluasi secara bertahap.
"Obat resep" diberikan oleh dokter setelah diagnosis, kemudian apoteker meracik obat, memberikan petunjuk penggunaan, dan memberi tahu cara penggunaannya. Sedangkan, "obat bebas" adalah obat yang dapat dibeli sendiri di apotek oleh masyarakat, tetapi harus digunakan sesuai dengan petunjuk dari dokter atau apoteker, sesuai dengan cara penggunaan yang tertera pada kemasan, seperti obat flu.
Menghadapi masalah krisis obat dan anggaran NHI yang semakin ketat, Yayasan Reformasi Layanan Kesehatan Taiwan (THRF) dan organisasi lainnya mengimbau agar “obat bebas” dikeluarkan dari cakupan NHI dan dikembalikan ke mekanisme pasar, sehingga dapat meningkatkan keinginan produsen obat untuk memproduksinya.
Mengenai hal ini, Chiu Tai-yuan mengungkapkan, obat bebas memiliki ketentuan terkait sesuai dengan peraturan NHI. Kementerian Kesehatan akan menempatkan kualitas medis sebagai prioritas utama, dan akan secara bertahap meninjau penghapusan obat bebas dari cakupan NHI, sambil tetap mematuhi peraturan dan menjaga kualitas layanan medis.