(Taiwan, ROC) --- Polisi dari Kantor Polisi Tanzi, Kepolisian Distrik Daya, Kota Taichung, menyelidiki sebuah van mencurigakan. Setelah melakukan pengintaian di sebuah rumah tradisional khas Taiwan, polisi berhasil mengamankan 16 pekerja migran ilegal, termasuk sepasang kekasih buronan.
Setelah diinterogasi, mereka diserahkan ke Tim Khusus Imigrasi Kota Taichung sesuai dengan Undang-Undang Imigrasi. Sedangkan kedua buronan tersebut kemudian diserahkan ke Kejaksaan Distrik Taichung dan Kejaksaan Distrik Nantou.

Pada dini hari kemarin, sekitar pukul 04:00 pagi, polisi melakukan penyergapan di dekat sebuah rumah petak. Ketika para pekerja migran bersiap untuk berangkat kerja sekitar pukul 6 pagi, polisi langsung mencegat dan memeriksa mereka. 圖/中央社
Penyelidikan berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas sebuah van yang diduga digunakan untuk mengangkut pekerja migran ilegal.
Kepala Kantor Polisi Tanzi, Chang Kun-tai (張崑泰), bersama dengan petugas Chou Xi-zhi (鄒淅之) dan Lin Heng-jia (林恒嘉) segera membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.
Agar tidak menimbulkan kecurigaan, polisi terlebih dahulu memeriksa rekaman CCTV untuk melacak pergerakan van tersebut. Mereka menemukan bahwa sebuah rumah tradisional khas Taiwan, yang tampak biasa saja ternyata menjadi tempat persembunyian bagi para pekerja migran ilegal.
Polisi kemudian secara bertahap mengumpulkan informasi mengenai rutinitas harian para pekerja migran tersebut.

Pada dini hari kemarin, sekitar pukul 04:00 pagi, polisi melakukan penyergapan di dekat sebuah rumah petak. Ketika para pekerja migran bersiap untuk berangkat kerja sekitar pukul 6 pagi, polisi langsung mencegat dan memeriksa mereka.
Sebanyak 16 pekerja migran berstatus hilang kontak, berhasil diamankan. Di antara mereka, sepasang kekasih terlihat sangat panik. Setelah diselidiki lebih lanjut, pasangan tersebut ternyata adalah buronan kasus penipuan yang melarikan diri dengan identitas palsu dan menyembunyikan jejak mereka untuk menghindari tuntutan hukum.
Kepolisian Distrik Daya mengimbau bahwa banyaknya pekerja migran ilegal di Taiwan yang bekerja secara gelap di berbagai tempat dapat menjadi celah keamanan.
Pihak kepolisian mengingatkan kepada para majikan untuk tidak merekrut pekerja migran ilegal untuk menghindari pelanggaran hukum.
Pihak kepolisian akan terus menindak pekerja ilegal untuk menjaga keamanan sosial. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada polisi melalui nomor darurat 110 jika menemukan orang yang mencurigakan.