History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Lai Ching-te: Memerangi Sumber Pengedar Narkoba Sekaligus Memberantas Oknum Penipuan

  • 27 June, 2024
  • 鄭蕙玲
Presiden Lai Ching-te: Memerangi Sumber Pengedar Narkoba Sekaligus Memberantas Oknum Penipuan
Presiden Lai Ching-te menghadiri acara pemberian penghargaan kepada aktivitis dan kelompok anti narkoba (26/7)

(Taiwan, ROC) Kemarin (26/6) adalah hari anti narkoba internasional (International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking). Dalam acara pemberian penghargaan kepada aktivitis dan kelompok anti narkoba, Presiden Lai Ching-te memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa,di balik produksi, pendistribusian, penjualan narkoba ada oknum penjahat yang mengendalikan, biasanya oknum kejahatan ini di bawah kendali mafia, maka dari itu, ia meminta agar penegak keadilan harus memberantas tindakan kejahatan ini secara efektif dan efisien.

Pada hari anti narkoba internasional, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) menggelar “acara pemberian penghargaan atas kontribusi aktivitis dan organisasi anti narkoba tahun 2024”, memberikan penghargaan kepada aktivis dan organisasi atas kontribusi dalam memerangi buronan penjahat narkoba, pencegahan narkoba, anti-narkoba dan rehabilitasi terkait obat-obatan terlarang, Presiden Lai Ching-te dan Perdana Menteri Cho Jung-tai secara khusus hadir untuk memberikan penghargaan.

Dalam sambutan Presiden Lai Ching-te menyampaikan, pada masa ia menjabat sebagai perdana menteri dan Sekjen Yuan Eksekutif pada waktu itu, Cho Jung-tai bertanggung jawab untuk mempromosikan kebijakan anti narkoba generasi baru, pada waktu itu memobilisasi 6 sistem utama yang terdiri dari kejaksaan, kepolisian, investigasi, konstitusi, pabean dan penjaga keamanan pantai sebagai staf garda anti narkoba, menghadang penyelundupan narkoba dari luar, saat bersamaan juga mendirikan kantor anti narkoba, melacak sumber narkoba, dan merasa bangga karena telah memperlihatkan hasil baik. Ia menekankan, narkoba bisa menganggu ketenangan hidup masyarakat, memberi dampak buruk bagi keamanan nasional, pekerjaan memerangi narkoba menjadi tugas jangka panjang, mengimbau instansi pemerintah agar membulatkan tekad untuk memberantas narkoba.

Presiden Lai Ching-te mengatakan, “Yang lebih penting adalah kami harus mendapatkan sumber produksi, pendistribusian dan penjualan narkoba, dalam hal ini kami pasti berhasil, siapa yang bisa memroduksi, mendistribusi dan menjual narkoba? Di balik semua ini pelakunya adalah oknum kejahatan, umumnya adalah mafia, maka staf penegak keadilan harus bertekad bulat memerangi kejahatan ini, tidak hanya menggapai sasaran memberantas narkoba, tetapi mencapai pencegahan penipuan yang efektif.”

Presiden Lai Ching-te yakin dengan kinerja Cho Jung-tai, dengan menetapkan target pengembangan obat-obatan terlarang diminimalisir hingga 1% dalam kurun waktu 4 tahun. Ia mengemukakan, ini menjadi target penting bagi seluruh masyarakat Taiwan, apabila tercapai, maka warga Taiwan semakin terlindungi dan terhindari dari ancaman bahaya narkoba.

Dalam sambutan, Cho Jung-tai menyampaikan, pada tahun 2025 akan mengaktifkan program anti narkoba generasi baru ke-3, diprakirakan mengucurkan dana sebesar NT$ 15 milyar, mengadopsi pengalaman dari program 1 dan 2, dengan sasaran menghadang permintaan, meminimalisir bahaya narkoba, memulihkan dan menekan angka residivis, memanfaatkan teknologi untuk mencari buronan narkoba, mengadopsi metode aktif untuk menghadapi masalah dan taktik penyebaran narkoba yang sedang berkembang, agar dapat menghadang narkoba yang masuk dari luar, dan memberantas narkoba dalam negeri.

PM Cho Jung-tai mengatakan, rainbow smoke, narkoba kemasan sachet kopi menjadi daya tarik bagi remaja yang sangat fatal dan membahayakan, Ia mengecam oknum yang menghalalkan segala cara untuk mengedarkan narkoba dan tidak manusiawi, menekankan di tengah kebijakan anti narkoba yang dijalankan oleh pemerintah, maka wajib memperlaju identifikasi terkait obat-obat terlarang baru yang tengah bermunculan, melakukan peninjauan dan mengusung upaya pencegahan, berharap dapat membangun negara bebas narkoba, menciptakan negara yang bebas dari obat-obatan terlarang, memberikan jaminan hidup sehat bagi generasi muda.

Komentar

Terbarumore