History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

1 Hari 1 Minuman Boba atau Sejenisnya! Pria 22 Tahun Ini Alami Penurunan Berat Badan Drastis, Fungsi Ginjalnya Hanya Tersisa 40%

  • 26 June, 2024
  • 尤繼富
1 Hari 1 Minuman Boba atau Sejenisnya! Pria 22 Tahun Ini Alami Penurunan Berat Badan Drastis, Fungsi Ginjalnya Hanya Tersisa 40%
1 Hari 1 Minuman Boba atau Sejenisnya! Pria 22 Tahun Ini Alami Penurunan Berat Badan Drastis, Fungsi Ginjalnya Hanya Tersisa 40% 圖/PEXELS

(Taiwan, ROC) --- Hati-hati minum minuman kekinian, misal boba atau sejenisnya! Seorang pria berusia 22 tahun bermarga Chen (陳姓), dengan tinggi badan 180 cm dan berat badan lebih dari 120 kg, mengalami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan baru-baru ini.

Dalam 4 bulan, berat badannya turun 20 kg. Awalnya dia mengira itu adalah keberhasilan diet, tetapi anehnya, disertai dengan gejala seperti urine berbusa (proteinuria), mudah lelah saat bekerja, dan setelah diperiksa di rumah sakit, dia didiagnosis menderita diabetes, disertai dengan penyakit ginjal kronis stadium tiga dan gagal ginjal.

Fungsi ginjalnya hanya tersisa 30-40% dari orang normal. Dokter menunjukkan bahwa pasien sering minum satu atau dua gelas minuman siap saji (boba sejenisnya) sehari, dan pola makannya sangat tidak seimbang, yang menyebabkan kejadian yang disesalkan ini.

圖/鏡周刊

Wakil Direktur Rumah Sakit Shuang Ho, Wu Mei-yi (吳美儀), mengatakan bahwa karena pasien bekerja di restoran cepat saji, pola makannya sangat tidak seimbang, asupan sayurannya sangat kurang, dan karena pekerjaannya yang sangat sibuk, dia akan minum minuman kekinian untuk menghilangkan stres di waktu senggang, bahkan seringkali satu atau dua gelas sehari.

Selain meresepkan obat-obatan terkait untuk mengontrol gula darah, dokter juga mengatur ahli gizi dan ahli diet untuk memberikan edukasi dan panduan, serta menginstruksikan pasien untuk memperbaiki gaya hidup dan kebiasaan makan, mengontrol gula darah dan tekanan darah.

Wu Mei-yi mengingatkan bahwa sebagian besar minuman kekinian menggunakan sirup jagung fruktosa tinggi sintetis, yang dapat menyebabkan penyakit kronis seperti tiga tinggi (tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi), perlemakan hati, dan asam urat.

Minuman ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada anak-anak dan remaja. Menurut survei, hampir 25% anak muda di bawah usia 40 tahun di Taiwan minum minuman manis setiap hari. Pemantauan jangka panjang terhadap kelompok ini menemukan hubungan yang kuat antara jumlah minuman manis dan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Selain itu, ada juga risiko kanker, seperti kanker pankreas. Studi klinis berspekulasi bahwa peningkatan kanker pankreas pada orang di bawah usia 40 tahun dalam beberapa tahun terakhir mungkin terkait dengan maraknya minuman manis.

22歲男每天喝手搖「4個月卻瘦20公斤」 就醫檢查崩潰…腎功能剩3成

圖/YAHOOTAIWAN

Wu Mei-yi menunjukkan bahwa segelas bubble tea 700 ml dengan level gula penuh, mengandung sekitar 62 gram gula, yang telah melebihi batas atas 50 gram gula tambahan harian yang direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA).

Sebuah studi oleh Harvard T.H. Chan School of Public Health pada bulan Februari tahun ini menunjukkan bahwa minum satu gelas atau lebih minuman manis setiap hari tidak dapat mengimbangi risiko penyakit kardiovaskular bahkan dengan berolahraga lebih dari 150 menit per minggu.

Selain itu, penelitian oleh Departemen Nefrologi Rumah Sakit Shuang Ho juga menemukan bahwa minum satu gelas minuman manis per hari secara signifikan meningkatkan risiko penyakit ginjal, dan juga dapat menyebabkan kecanduan gula, obesitas, dan masalah lainnya.

Survei terbaru menunjukkan bahwa tingkat obesitas dan kelebihan berat badan di Taiwan telah mencapai 50,3%, masyarakat tidak boleh menganggap enteng hal ini.

22歲男每天1杯全糖手搖飲得糖尿病「瘦20公斤」險洗腎- 華視新聞網

示意圖/翻攝自photoAC

Perlu dicatat, bahwa karena kurangnya dampak langsung, membuat kaum muda memiliki kewaspadaan dan kesadaran yang rendah terhadap sebagian besar penyakit kronis.

Juga ditemukan bahwa mereka yang suka minum minuman kekinian atau minuman manis biasanya juga memiliki kebiasaan hidup yang buruk lainnya, seperti kurang olahraga, sedikit makan sayur dan banyak makan daging, serta menyukai makanan berkalori tinggi seperti gorengan dan mi instan.

Oleh karena itu, "satu gelas minuman kekinian sehari" hanyalah puncak gunung es dari kebiasaan hidup yang buruk dalam jangka panjang. Wu Mei-yi mengimbau masyarakat untuk tidak membiarkan kesenangan sesaat menyebabkan penyesalan seumur hidup.

Komentar

Terbarumore