(Taiwan, ROC) --- Manusia modern sangat bergantung pada berbagai perangkat elektronik, termasuk ponsel, tablet, dan komputer.
Namun, kita sering melihat di berita bahwa beberapa orang mengalami kecelakaan saat mengisi daya perangkat mereka akibat kecerobohan yang dilakukan, bahkan sampai merenggut nyawa dan harta benda.
Media Taiwan, SET News, merangkum beberapa tips tentang cara mengisi daya perangkat elektronik dengan aman, berdasarkan informasi penggunaan listrik yang dibagikan oleh Taipower di halaman Facebook mereka.
圖/TAIPOWER
8 Perilaku Terlarang Saat Mengisi Daya Perangkat Elektronik
1. Mengisi daya saat tidak diawasi atau saat tidur di malam hari.
2. Tidak mengisi daya sesuai petunjuk pada buku manual.
3. Mengisi daya di dekat benda yang mudah terbakar.
4. Mengisi daya di tempat yang terlalu lembap atau bersuhu tinggi.
5. Tidak menggunakan kabel pengisi daya original. Kabel yang tidak ori kurang efisien dan berpotensi menimbulkan bahaya.
6. Tidak mengganti kabel pengisi daya yang sudah tua atau rusak. Kabel yang rusak berisiko menyebabkan kebocoran listrik, korsleting, dan kebakaran. Jangan gunakan power bank yang terjatuh atau retak.
7. Segera cabut kabel pengisi daya jika tercium bau aneh atau muncul tonjolan pada perangkat.
8. Saat mencabut kabel pengisi daya, genggam bagian kepala konektornya. Jangan menarik kabelnya karena dapat menyebabkan kabel tembaga di dalamnya putus dan terjadi korsleting.
Tips Memilih Power Bank atau Baterai
Saat membeli power bank, pilihlah produk yang telah mendapatkan sertifikasi "BSMI" dari Biro Standarisasi, Metrologi, dan Inspeksi Kementerian Ekonomi.
"Kapasitas terukur" yang tercantum di bagian belakang baterai merupakan kapasitas output sebenarnya dan jauh lebih penting daripada kapasitas baterai yang diklaim oleh produsen.
Hindari membeli produk berukuran kecil dan murah, tetapi mengklaim kapasitas baterai yang sangat besar karena mungkin tidak sesuai dengan kenyataan.

圖/TAIPOWER
Perilaku Terlarang Saat Mengisi Daya Laptop
1. Menggunakan baterai laptop yang sudah terlalu tua.
2. Menggunakan baterai laptop tidak asli/ori.
3. Masalah pada baterai (misalnya: menggembung) & adaptor karena terlalu lama diisi daya.
4. Tidak mencabut kabel pengisi daya saat laptop tidak digunakan dalam waktu lama.
5. Membiarkan baterai laptop terkuras hingga 0% dan mati sendiri sebelum diisi ulang.

圖/TAIPOWER
3 Mitos Seputar Mengisi Daya Ponsel
Mitos 1: Bolehkah Mencolokkan Kabel Pengisi Daya Kapan Saja?
Jawab: Baterai lithium dapat diisi daya kapan saja dengan mencolokkan kabel pengisi daya atau kabel data. Hal ini tidak akan memengaruhi baterai karena hampir tidak ada efek memori.
Mitos 2: Haruskah Baterai Ponsel Dikuras Sampai Habis Sebelum Diisi Ulang?
Jawab: TIDAK! Hal ini justru akan menyebabkan baterai sering berada dalam kondisi bertegangan rendah dan masuk ke mode tidur, yang dapat merusaknya.
Mitos 3: Haruskah Kabel Pengisi Daya Segera Dicabut Setelah Baterai Terisi 100%?
Jawab: Pada dasarnya, terdapat mekanisme perlindungan pengisian daya berlebih. Setelah baterai terisi penuh, ponsel akan menggunakan daya dari sumber eksternal.