(Taiwan, ROC) —- Musim panas identik dengan puncak musim liburan, di mana banyak orang bepergian ke luar negeri. Namun, di tengah keramaian, penggunaan bagasi tercatat seringkali menimbulkan kekhawatiran akan kesulitan menemukan bagasi atau bahkan kehilangan bagasi di tempat tujuan.
Menanggapi hal tersebut, sejumlah pakar perjalanan dari berbagai perusahaan perjalanan berbagi 4 tips menggunakan bagasi tercatat yang dapat membantu wisatawan meminimalkan risiko kehilangan.
Dilansir dari Fox News, Richard Campbell, pendiri perusahaan perjalanan ternama 10Adventures, membagikan 4 tips yang dapat digunakan saat menggunakan bagasi tercatat.
Pertama, usahakan untuk memilih penerbangan langsung. Jika tidak memungkinkan dan mengharuskan untuk transit, Richard Campbell menyarankan untuk menyediakan waktu transit setidaknya 90 menit. Jika harus transit beberapa kali, waktu kedatangan bagasi bisa semakin sulit diprediksi.
"Jika saya harus transit dua kali atau lebih, saya akan berasumsi bahwa bagasi saya tidak akan tiba bersamaan dengan saya di tempat tujuan," ujar Richard Campbell.

圖片來源:shutterstock
Nikita Kosholkin, salah satu pendiri aplikasi pramugari terkenal, juga turut berbagi pengalamannya.
Meskipun ia sendiri lebih memilih waktu transit di bawah 45 menit, ia menyarankan untuk lebih baik lebih dari satu jam.
Nikita Kosholkin menjelaskan, "Logistik bandara memiliki keterbatasan waktu dalam mentransfer bagasi. Meskipun Anda mungkin bisa mengejar penerbangan selanjutnya, bagasi Anda mungkin tidak."
Tips kedua adalah bepergian dengan ringan. Meskipun Anda menggunakan bagasi tercatat, mengemas barang secukupnya dapat membantu memastikan bagasi Anda tiba di tempat tujuan dengan aman dan tepat waktu.
Jeremy Murchland, presiden perusahaan asuransi perjalanan, menyatakan bahwa bagasi yang berat dapat menyebabkan petugas di gerbang keberangkatan kesulitan dalam menanganinya. Oleh karena itu, sebaiknya pastikan bagasi Anda berada dalam batas berat yang ditentukan.

圖片來源:shutterstock
Selain itu, bagasi yang terlalu besar atau berat tidak akan diproses dengan cara yang sama seperti bagasi berukuran standar, dan lokasi pengambilannya pun mungkin berbeda.
"Setiap kali bagasi Anda perlu ditangani dengan prosedur yang berbeda dari biasanya, risiko kehilangan bagasi akan meningkat, jadi patuhilah batas yang disarankan oleh maskapai," tambahnya.
Tips ketiga adalah membuat bagasi Anda terlihat berbeda. Koper yang terlihat serupa meningkatkan risiko tertukar dengan milik orang lain.
Richard Campbell menjelaskan, "Setelah penerbangan lintas atlantik, semua orang kelelahan dan mudah salah mengambil bagasi di belt konveyor."
Untuk menghindarinya, Richard Campbell menempelkan stiker di "kedua sisi" kopernya agar mudah dibedakan.

圖片來源:shutterstock
Terakhir, Richard Campbell menyarankan wisatawan untuk mempertimbangkan penggunaan perangkat pelacak GPS atau produk serupa untuk memastikan bagasi mereka naik ke pesawat.
Ia pun berbagi pengalaman lucu saat menggunakannya, "Pertama kali saya menggunakan AirTag (perangkat pelacak Apple) di bagasi tercatat, saya hampir terkena serangan jantung karena saat saya terbang dari London, AirTag menunjukkan bahwa tas saya masih berada di lokasi lain di Bandara Heathrow."
Untungnya, tasnya tidak hilang. "Ternyata, AirTag tidak dapat diperbarui di area bandara yang tidak memiliki sinyal."