History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemenang Tang Prize untuk “Aturan Hukum”: Menantikan Kunjungan Pertama ke Taiwan pada Bulan September untuk Menerima Penghargaan secara Langsung

  • 21 June, 2024
  • 陳柏萇
Pemenang Tang Prize untuk “Aturan Hukum”: Menantikan Kunjungan Pertama ke Taiwan pada Bulan September untuk Menerima Penghargaan secara Langsung
Pemenang Tang Prize untuk “Aturan Hukum”: Menantikan Kunjungan Pertama ke Taiwan pada Bulan September untuk Menerima Penghargaan secara Langsung

 (Taiwan, ROC) – Guna mendorong inovator dan kontributor luar biasa di seluruh dunia, akademisi Lembaga Penelitian Teknologi Industri (ITRI), Samuel Yin (尹衍樑) mendirikan Penghargaan Tang (Tang Prize) pada tahun 2012. Hadiah untuk setiap kategori mencapai NT$50 juta, lebih tinggi dari Hadiah Nobel, sehingga dijuluki “Hadiah Nobel Timur” oleh banyak orang. Pemenang “Penghargaan Aturan Hukum” diumumkan pada hari ini (21/6), dan penghargaan tersebut dimenangkan oleh mantan Presiden Irlandia, Mary Robinson.

Yayasan pendidikan penghargaan Tang Prize pada hari ini (21/6) mengumumkan pemenang Penghargaan Aturan Hukum Keenam, yang dimenangkan oleh Mary Robinson dari Irlandia. Saat menyampaikan pidato penerimaan melalui video, Mary Robinson menyampaikan bahwa dirinya merasa terkejut dan awalnya tidak tahu tentang besarnya penghargaan Tang Prize. Namun, ia segera teringat jika Gro Harlem Brundtland, memenangkan penghargaan Tang Prize untuk “Pembangunan Berkelanjutan” pertama, serta pernah berbagi kebahagiaannya menerima Tang Prize dan menyebutkan bahwa upacara penghargaan Tang Prize digelar dengan sangat teratur. Mary Robinson menyatakan bahwa ia sangat tak sabar untuk datang ke Taiwan, guna menerima penghargaan tersebut pada akhir September tahun ini.

Koordinator Penghargaan Aturan Hukum Tang Prize, Chang Wen-chen (張文貞) yang juga Profesor Terhormat di Fakultas Hukum Universitas Nasional Taiwan, menyatakan bahwa Mary Robinson lulus dari Trinity College Dublin. Dia adalah seorang pengacara hak asasi manusia dan profesor hukum yang telah lama berkiprah di bidang konstitusi dan keadilan pidana. Robinson pernah menjabat sebagai anggota parlemen Irlandia dari tahun 1969-1989, dan sebagai Presiden Irlandia dari tahun 1990-1997. Dia adalah presiden wanita pertama Irlandia, dan wanita pertama yang diangkat sebagai Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia. Kontribusinya terhadap hak asasi manusia dan supremasi hukum sangat terkenal. Dirinya tidak hanya membela hak-hak perempuan, tetapi juga peduli terhadap hak-hak anak, pengentasan kemiskinan, perdamaian dan stabilitas regional, serta tanggung jawab hak asasi manusia dari perusahaan multinasional.

Chang Wen-chen (張文貞) menyampaikan, Tang Prize untuk Aturan Hukum kali ini diberikan kepada Mary Robinson untuk mengakui kontribusinya yang signifikan dalam berbagai bidang, di mana ia terus bersuara untuk kelompok-kelompok yang sangat lemah. Dari dalam negeri hingga internasional, dari hukum regional hingga hukum internasional, serta dari masalah hak sipil dan hak asasi manusia hingga keadilan global, Mary Robinson dengan penuh semangat mendorong supremasi hukum dalam berbagai posisi yang berbeda, dengan pengaruh yang meluas dan mendalam.

Komentar

Terbarumore