(Taiwan, ROC) --- Pada Minggu sore (16/6), sekitar pukul 17:00, aparat keamanan dari Kantor Polisi Longhua, Distrik Gushan, sedang berpatroli di Jalan Makadao, Distrik Gushan. Di kala tersebut, aparat bersangkutan melihat seorang pengendara sepeda motor bermarga Li (黎姓) dengan sengaja menghindari mobil polisi.
Karena merasa curiga, polisi pun menghentikannya untuk diperiksa. Selama pemeriksaan, Li yang berusia 38 tahun tersebut, awalnya memberikan jawaban yang berbelit-belit tentang identitasnya.
Ketika polisi memverifikasi fotonya, dia malah menunjukkan foto temannya dari ponselnya untuk mengelabui polisi.
Li bahkan berulang kali menekankan, "Dulu saya gemuk", yang membuat polisi semakin curiga. Dia juga mengeluarkan kantong obat orang lain dan berbohong bahwa itu miliknya, mencoba untuk mendapatkan simpati.
Tidak lama, Li tiba-tiba berbalik arah dan melarikan diri, tetapi akhirnya tertangkap kurang dari 100 meter karena kehabisan tenaga.
Setelah diinterogasi oleh polisi, Li diserahkan ke Tim Layanan Imigrasi Kota Kaohsiung karena melanggar Undang-Undang Imigrasi.

圖/ETtoday
Berdasarkan investigasi polisi, Li merupakan seorang pekerja migran Vietnam yang datang ke Taiwan dengan visa kerja pada bulan April 2021. Setelah memasuki Taiwan, dia dan temannya melarikan diri dan bekerja secara ilegal di Taiwan selama 2 tahun.
Tak disangka, pelarian Li selama ini terhenti, ketika dalam perjalanan pulang kerja pada Minggu sore kemarin. Dia melihat mobil polisi lewat dan menjadi panik, sehingga dia mencoba menghindar, tetapi hal ini malah menarik perhatian polisi.
Selama interogasi polisi, Li memberikan jawaban yang berbelit-belit tentang identitasnya. Ketika polisi memverifikasi fotonya, dia tidak hanya menunjukkan foto temannya dari ponselnya untuk mengelabui polisi, tetapi juga berulang kali menekankan, "Dulu saya gemuk", yang membuat polisi semakin curiga.

Li saat diinterogasi oleh aparat kepolisian. 圖/EBC NEWS
Melihat polisi yang tidak tergerak, Li mencoba menggunakan taktik emosional dengan menunjukkan kantong obat milik orang lain untuk memohon belas kasihan.
Setelah semua upayanya gagal, dia tidak punya pilihan selain melarikan diri. Ia pun tiba-tiba berbalik arah dan lari sekencang-kencangnya, yang akhirnya menyebabkan aksi kejar-kejaran dengan polisi.
Akhirnya, dengan bantuan masyarakat yang memberikan petunjuk di sepanjang jalan, polisi berhasil menangkap Li yang kelelahan, mengakhiri pelariannya selama 2 tahun.