(Taiwan, ROC) --- Seorang pekerja migran berstatus hilang kontak (ilegal) di Taoyuan terlihat sedang berjalan di Jalan Zhongshan No. 256, Distrik Taoyuan pada Sabtu kemarin sore (15/6).
Ia asyik bermain ponsel dan tidak memperhatikan lalu lintas. Melihat hal tersebut, polisi pun menghampirinya untuk memperingatkannya.
Tak disangka, begitu melihat polisi, pekerja migran tersebut langsung berlari terbirit-birit dan bahkan mencoba berbalik arah untuk melarikan diri, tetapi ia malah tersandung dan tertangkap.
Setelah diselidiki, ternyata pekerja migran tersebut telah dilaporkan hilang kontak selama satu tahun. Ia mengaku datang ke Taoyuan untuk mencari pekerjaan karena ajakan temannya. Karena tidak mengenal daerah tersebut, ia pun fokus mencari jalan melalui peta di ponselnya.
圖/聯合報
Tak disangka, saat mendongak, ia justru bertemu dengan polisi. Kasus ini kemudian dilimpahkan ke tim imigrasi untuk ditangani lebih lanjut.
Polisi dari Kantor Polisi Zhonglu, Kepolisian Taoyuan, melihat seorang pekerja migran asing sedang asyik bermain ponsel dan mengabaikan kendaraan yang lalu lalang di Jalan Zhongshan No. 256, Distrik Taoyuan, sekitar pukul 16:00 (15/6).
Polisi pun segera menghampirinya untuk memberikan peringatan. Begitu melihat polisi, pekerja migran tersebut langsung berlari tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Polisi pun mengejarnya.
Tiba-tiba, pekerja migran tersebut berbalik arah untuk mengecoh petugas. Warga yang melihat kejadian tersebut ikut membantu menghalanginya.
Pekerja migran tersebut kemudian melarikan diri ke Jalan Bo'ai, tetapi saat berbelok, ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh, sehingga langsung diamankan oleh polisi.
Setelah diselidiki, pekerja migran pria tersebut berinisial Awan (bukan nama lengkap), berusia 34 tahun, berkewarganegaraan Indonesia, dan telah dilaporkan hilang kontak selama lebih dari satu tahun.
Ia mengaku melarikan diri karena tidak betah bekerja dan selama ini hidup dengan bekerja serabutan. Kali ini, ia datang ke Taoyuan untuk mencari pekerjaan karena ajakan temannya.
Karena tidak mengenal daerah tersebut, ia pun fokus mencari jalan melalui peta di ponselnya. Tak disangka, saat mendongak, ia justru bertemu dengan polisi.
Meskipun berusaha melarikan diri, ia tetap tertangkap. Kasus ini kemudian dilimpahkan ke tim imigrasi untuk ditangani lebih lanjut.