(Taiwan, ROC) --- Polisi Taichung menghentikan sebuah truk semen di depan Kantor Polisi Xitun. Saat pengemudi dan penumpang turun untuk diperiksa, seorang pekerja migran Vietnam tiba-tiba melarikan diri. Ia berlari ke tempat parkir kantor polisi dan langsung ditangkap.
Rekaman CCTV menunjukkan polisi menghentikan truk semen karena dicurigai beroperasi di luar jam yang ditentukan. Semua orang di dalam truk diminta turun.
Pengemudi bekerja sama, begitu pula dua pria di kursi penumpang. Namun, sebelum identitas mereka diverifikasi, salah satu dari pria itu tiba-tiba berlari ke belakang. Seorang petugas segera mengejar.
Pria itu berbelok ke gang, yang ternyata adalah tempat parkir kantor polisi. Terjebak di ujung jalan buntu, ia pun berhasil ditangkap. Setelah diselidiki, pria tersebut merupakan pekerja migran Vietnam yang telah hilang kontak (ilegal).

圖/東森新聞
Wakil Kepala Kantor Polisi Xitun, Kao Chun-chieh (高俊傑), mengatakan, "Penumpang itu awalnya berpura-pura kooperatif, tetapi tiba-tiba berbalik dan melarikan diri. Petugas kami segera mengejarnya. Namun, pekerja migran itu justru malah lari ke tempat parkir kantor polisi."
Kejadian ini bermula saat polisi melihat sebuah truk semen melaju di persimpangan Jalan Xitun dan Jalan Liming, tepat di depan Kantor Polisi Xitun, sekitar pukul 17:00. Curiga truk tersebut beroperasi tanpa izin dan di luar rute yang ditentukan, polisi pun menghentikannya.
Seorang pekerja migran Vietnam bermarga Zhang (張姓), khawatir identitasnya terbongkar, memutuskan untuk melarikan diri. Namun, ia justru berlari ke tempat parkir kantor polisi.
Terjebak di tempat parkir, ia akhirnya ditangkap dan digiring ke kantor polisi. Tim imigrasi kemudian dihubungi untuk memproses kasus pekerja migran tersebut.
Sementara itu, majikan Zhang yang bermarga Zhan (詹姓), yang mempekerjakannya secara ilegal, dan pengemudi truk yang mengemudi tanpa izin, juga diproses secara hukum. Seluruh penumpang truk tersebut terbukti melanggar hukum dan dikenai sanksi sesuai peraturan.