History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menanggapi Wabah Flu Burung di Peternakan Sapi Perah AS, CDC Taiwan Menambahkan 2 Kriteria Pelaporan untuk Flu A Baru

  • 13 June, 2024
  • 鄭蕙玲
Menanggapi Wabah Flu Burung di Peternakan Sapi Perah AS, CDC Taiwan Menambahkan 2 Kriteria Pelaporan untuk Flu A Baru
Menanggapi Wabah Flu Burung di Peternakan Sapi Perah AS, CDC Taiwan Menambahkan 2 Kriteria Pelaporan untuk Flu A Baru

(Taiwan, ROC) --- Menanggapi wabah flu burung H5N1 di peternakan sapi perah di Amerika Serikat baru-baru ini, Taiwan Centers for Disease Control (CDC) pada Kamis hari ini (13/6) mengumumkan revisi definisi kasus flu A baru, dengan menambahkan kriteria "Memenuhi infeksi saluran pernapasan akut atau konjungtivitis akut, dan memiliki riwayat kontak dengan wabah flu burung A (H5N1) pada hewan", dan akan diterapkan mulai 15 Juni 2024.

CDC menunjukkan, untuk menanggapi wabah flu burung A (H5N1) yang sangat patogen di peternakan sapi perah di Amerika Serikat tahun ini, dan dampak penularannya ke manusia, maka CDC mengundang Kementerian Pertanian (MOA), Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA), dan para ahli terkait untuk mengadakan pertemuan Kelompok Pencegahan Influenza.

Di samping itu, CDC juga meminta kehadiran Komite Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular untuk membahas dan meninjau pekerjaan pencegahan dan pengendalian flu A baru di dalam negeri, serta membuat rekomendasi untuk merevisi definisi dari kasus penyakit yang ada.

CDC menyatakan, revisi dari definisi kasus flu A baru dan pedoman pengumpulan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium kali ini, akan menambahkan konjungtivitis akut ke dalam kriteria klinis. Selain itu, riwayat kontak dengan wabah flu burung A (H5N1) pada hewan dalam 10 hari terakhir ke dalam kriteria epidemiologis.

Di samping itu, definisi "laporan kasus penyakit menular" akan menambahkan kriteria "Memenuhi infeksi saluran pernapasan akut atau konjungtivitis akut, dan memiliki riwayat kontak dengan wabah flu burung A (H5N1) pada hewan".

CDC mengimbau para dokter untuk meningkatkan kewaspadaan, menanyakan dan mencatat riwayat perjalanan, pekerjaan, kontak, dan riwayat klaster pasien secara detail selama konsultasi, serta mengumpulkan spesimen dan melaporkan kasus yang memenuhi definisi "laporan kasus penyakit menular".

CDC kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak minum susu mentah yang tidak dipasteurisasi, dan pekerja unggas dan ternak harus memakai alat pelindung diri yang tepat saat bekerja, serta memperhatikan kondisi kesehatannya sendiri.

Jika pernah kontak dengan unggas atau ternak yang terkonfirmasi flu burung, dan mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut dalam 10 hari setelah paparan terakhir, seperti demam di atas 38C, batuk, atau konjungtivitis akut, maka mereka harus segera mencari pertolongan medis dengan memakai masker, dan memberi tahu dokter tentang riwayat kontak dengan hewan bersangkutan.

Komentar

Terbarumore