(Taiwan, ROC) -- Presiden Guatemala Bernardo Arevalo pada tanggal 10 Juni 2024 mengunjungi tim teknik Taiwan “Proyek Industrialisasi Bambu” di Guatemala untuk lebih memahami lapangan langsung dari proyek kerja sama teknik Taiwan dan Guatemala. Bernardo Arevalo mengatakan, berharap Taiwan dan Guatemala dapat bergandengan tangan membentuk strategi bersama guna membantu mewujudkan transformasi industri di Guatemala.
Memenuhi undangan dari Kedubes Republik Tiongkok di Guatemala, Presiden Guatemala Bernardo Arevalo memimpin rombongan yang terdiri dari Menteri Luar Negeri Carlos Ramiro Martinez, Menteri Pertanian Maynor Estrada dan Menteri Perlindungan Lingkungan Patricia Orantes serta pejabat pemerintah lainnya, pada tanggal 10 Juni 2024 (waktu setempat) mengunjungi Pusat Proyek Industrialisasi Bambu yang tanggung jawab dari pengoperasiannya di tangan tim teknik Taiwan di bawah Kedubes, kunjungan ini ditemani langsung oleh Dubes ROC untuk Guatemala Miguel Tsao (曹立傑).
Dalam kunjungan yang berlansung beberaapa jam ini, Bernardo Arevalo dapat memahami secara langsung pemrosesan dari bambu mentah menjadi berbagai bentuk produk bambu siap jual. Bernardo Arevalo sangat kagum dan tidak menyangka bahwa bambu dapat digunakan sebagai bahan baku untuk bangunan, perabot rumah tangga, pupuk dan lainnya.
Tim teknik Taiwan menjelaskan, target dari perencanaan produsen bambu tidak saja untuk membantu petani bambu di Guatemala dalam memperluas nilai dan peluang inovasi dari bambu, melainkan juga akan memasukannya dalam konsep hak karbon, agar pembudidayaan bambu petani di Guatemala dapat berintegrasi dengan standar internasional bambu, dan hak karbon dari penanaman hutan bamboo dapat diberikan kepada perusahaan internasional yang membutuhkan. Presiden Bernardo Arevalo sangat tertarik dengan proyek perencanaan kerja sama dan konsep hak karbon dari tim teknik Taiwan, berterima kasih atas pengorbanan dan kontribudi dari Kedutaan Besar ROC untuk Guatemala dan tim teknik Taiwan, juga berharap dapat bersama Taiwan membentuk strategi bersama mempromosikan transformasi industri.