(Taiwan, ROC) --- Gedung D di bangunan apartemen mewah "Qing Kong Hui" di Kota Hsinchu mengalami kebakaran pada beberapa waktu lalu. Arus listrik di gedung tersebut diberitakan masih belum pulih.
Baru-baru ini, seorang warga memposting "lowongan pekerjaan" di internet, menawarkan pekerjaan "menaiki tangga 20 lantai di gedung Qing Kong Hui untuk memindahkan barang". Selain itu, lowongan pekerjaan tersebut juga mengharuskan pelamar untuk memakai masker N95 dan sepatu bot hujan. Tak lama setelah diposting, lowongan pekerjaan ini pun memicu diskusi hangat.
Salah seorang Warganet mengunggah postingan di internet dengan judul "Hsinchu Butuh Pekerja Memindahkan Barang dengan Menaiki Tangga 20 Lantai". Upah yang ditawarkan adalah NT$600 per jam.

圖/台視
Lokasi pekerjaan berada di kompleks apartemen "Qing Kong Hui" di Kota Hsinchu, dan deskripsi pekerjaannya adalah membantu memindahkan barang, serta mengharuskan untuk menaiki tangga dari lantai 1 ke lantai 20, dan juga harus memakai sepatu bot hujan dan masker N95.
Postingan tersebut langsung memicu diskusi hangat di kalangan netizen. Beberapa netizen berkomentar bahwa mereka hampir kehabisan napas hanya dengan menaiki 6 lantai sambil memakai 2 lapis masker, apalagi menaiki 20 lantai sambil memakai masker N95.
Netizen lain berpendapat bahwa untuk pekerjaan seperti itu, maka upah NT$600 per jam tidak cukup untuk menutupi biaya darurat (jika terjadi apa-apa).
Beberapa netizen juga mempertanyakan apakah memakai sepatu bot hujan dan masker N95 memberikan perlindungan yang memadai, karena dikhawatirkan adanya dioksin yang menempel pada bangunan atau barang-barang setelah kebakaran.

Gedung D di bangunan apartemen mewah "Qing Kong Hui" di Kota Hsinchu mengalami kebakaran pada beberapa waktu lalu 圖/中時新聞
Seorang staf Biro Perlindungan Lingkungan Kota Hsinchu mengatakan kepada media CNA bahwa dioksin dihasilkan ketika benda-benda tertentu terbakar, sehingga masyarakat selalu diimbau untuk tidak mendekati lokasi kebakaran.
Jika kebakaran menyebabkan asap tebal, maka penduduk di sekitar akan diberitahu untuk menutup jendela dan pintu mereka dengan rapat, atau bahkan dievakuasi untuk menghindari menghirup zat beracun.
Staf Biro Perlindungan Lingkungan mengatakan bahwa setelah kebakaran, maka area ventilasi harus dijaga agar asap dan zat berbahaya yang disebabkan oleh kebakaran dapat hilang.
Jika merasa perlu untuk kembali ke lokasi kebakaran setelahnya, maka disarankan untuk memakai masker karbon aktif yang dapat menyerap gas organik dan debu beracun.
Adapun zat aspal yang tercampur dengan dioksin dan zat berbahaya lainnya, maka sarung tangan harus dipakai untuk menghindari kontak, dan hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut untuk mencegah zat berbahaya masuk ke dalam tubuh.
Kebakaran yang melanda bangunan mewah "Qing Kong Hui", Hsinchu, meninggalkan kerusakan di dalam gedung 圖/三立新聞
Kebakaran terjadi di gedung D bangunan apartemen "Qing Kong Hui" di Kota Hsinchu beberapa waktu lalu.
Kebakaran tersebut menyebabkan kepulan asap tebal karena kabel listrik di ruang bawah tanah terbakar. Saat itu, dilaporkan ada orang yang terjebak di lantai 8.
Petugas pemadam kebakaran Lee Yung-chen (李詠真) dan Chou Li-hsin (周立鑫) dari Tim Pemadam Kebakaran Jinshan pergi untuk mengevakuasi, tetapi tabung oksigen mereka habis saat mereka mundur dan akhirnya mereka pingsan di tangga. Keduanya diselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit, tetapi sayangnya kedua petugas damkar tersebut meninggal dunia.