History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tiongkok Hentikan Preferensi Tarif ECFA untuk 134 Produk, Menteri MOEA: Berikan Subsidi Pajak, Diversifikasi Pasar

  • 05 June, 2024
  • 尤繼富
Tiongkok Hentikan Preferensi Tarif ECFA untuk 134 Produk, Menteri MOEA: Berikan Subsidi Pajak, Diversifikasi Pasar
Tiongkok Hentikan Preferensi Tarif ECFA untuk 134 Produk, Menteri MOEA: Berikan Subsidi Pajak, Diversifikasi Pasar

(Taiwan, ROC) --- Tiongkok mengumumkan akan menghentikan pengurangan tarif untuk 134 komoditas dalam daftar panen awal ECFA mulai 15 Juni 2024. Menteri Ekonomi J.W. Kuo (郭智輝) mengatakan bahwa karena telah dilakukan simulasi sebelumnya, maka diperkirakan dampaknya terhadap total ekspor sekitar 2%, yang mana angka ini sangat terbatas.

Kementerian Ekonomi (MOEA) akan memberikan subsidi pajak kepada perusahaan yang terkena dampak, membantu mereka untuk meningkatkan dan mentransformasi, serta mengalihkan pasar. Dia juga berjanji akan menyerahkan laporan kepada Komite Ekonomi Yuan Legislatif dalam waktu 3 bulan mengenai kemungkinan Tiongkok mengumumkan penghentian pengurangan tarif ECFA lebih lanjut.

Tidak puas dengan pernyataan Presiden Lai Ching-te (賴清德) tentang hubungan lintas selat dalam pidato pelantikannya, Tiongkok tiba-tiba mengumumkan akan menghentikan pengurangan tarif untuk 134 komoditas dalam daftar panen awal ECFA gelombang kedua mulai 15 Juni 2024, yang mencakup petrokimia, plastik, tekstil, mesin, logam besi dan baja, kendaraan transportasi, mesin dan peralatan listrik berat, kabel dan kawat.

Menteri Ekonomi J.W. Kuo menghadiri pertemuan Komite Ekonomi Yuan Legislatif Yuan untuk memberikan laporan bisnis. Dalam sesi tanya jawab, ia menyampaikan ini adalah kedua kalinya Tiongkok menyerang ECFA. MOEA telah membuat persiapan sebelumnya.

134 komoditas ini sebagian besar termasuk dalam industri tradisional, terhitung sekitar 2% dari total ekspor, yang diperkirakan dampaknya sangat terbatas. Meski demikian, MOEA tetap berencana memberikan subsidi pajak untuk membantu perusahaan.

Menteri Ekonomi J.W. Kuo mengatakan, "Kami akan memberikan sedikit kompensasi kepada perusahaan-perusahaan ini untuk ekspor mereka, sebagai bentuk dorongan. Karena Tiongkok seperti ini, mereka mengatakan akan membatalkan bagian ECFA ini, tetapi mereka masih harus mematuhi cara WTO, jadi kami akan memberikan sedikit subsidi untuk pajak."

J.W. Kuo mengatakan bahwa pasar Tiongkok mengalami penurunan permintaan untuk peralatan mesin, karena kinerja ekonomi yang buruk tahun ini. Selain itu, Tiongkok pandai dalam melakukan rekayasa. Jika produk tidak memiliki perlindungan teknologi khusus, maka produk tersebut akan segera disalin setelah diekspor ke Tiongkok.

Hal ini dapat dilihat dari Tesla yang memproduksi mobil listrik di Tiongkok, tetapi malah memunculkan pesaing lokal yang mengekspor kembali ke Amerika Serikat.

J.W. Kuo menekankan bahwa menggunakan metode seperti subsidi kepada perusahaan untuk membantu mengatasi dampaknya sebenarnya hanya lah solusi sementara. Yang lebih penting adalah membantu industri untuk segera bertransformasi dan meningkatkan diri.

Hanya dengan meningkatkan daya saing, jalan ke depan akan semakin luas. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya memperkenalkan AI untuk membantu usaha kecil dan menengah serta industri tradisional dalam meningkatkan daya saing mereka, dan selanjutnya memperluas pasar.

Menanggapi seruan anggota Yuan Legislatif dari Partai Progresif Demokratik (DPP), Chen Ting-fei (陳亭妃), bahwa Tiongkok dapat mengambil tindakan terhadap ECFA lagi di masa depan dan Taiwan harus bersiap-siap.

J.W. Kuo berjanji akan menyerahkan laporan evaluasi dan respons kepada Komite Ekonomi dalam waktu 3 bulan.

Anggota Yuan Legislatif dari Partai Kuomintang (KMT), Hsieh Yi-fong (謝衣鳯), menyatakan keprihatinannya terhadap apakah industri mesin dapat memasuki rantai pasokan semikonduktor Taiwan.

J.W. Kuo mengatakan bahwa industri mesin hanya dapat memasuki bidang dasar seperti transistor jika ingin memasuki semikonduktor, dan akan lebih sulit untuk menyentuh peralatan presisi semikonduktor.

Namun, mereka dapat belajar di sini terlebih dahulu dan kemudian maju ke bidang peralatan kendaraan listrik di masa depan. Adapun diversifikasi pasar, Asia Tenggara dan India pasti akan menjadi pasar yang besar, dan perusahaan dapat dibantu untuk memperluas ke sana.

Komentar

Terbarumore