(Taiwan, ROC) --- Bau mulut dan panas dalam sangat mengganggu. Perlu diketahui bahwa salah satu penyebab bau mulut adalah hati (liver) yang terlalu panas. Hati yang tidak sehat juga dapat menyebabkan mudah lelah, mudah tersinggung, dan bahkan kondisi kulit yang buruk.
Sering kali kita mengabaikan pentingnya fungsi hati. Berikut adalah beberapa tanda organ hati Anda berada dalam kondisi yang tidak terlampau sehat.
圖/YAHOO TAIWAN
1. Kelelahan terus-menerus
Meskipun sudah cukup tidur setiap hari, tetapi Anda tetap merasa tidak berenergi. Ini bisa menjadi gejala awal hati yang meminta pertolongan. Hati adalah "pabrik kimia" tubuh yang bertanggung jawab untuk detoksifikasi, metabolisme, dan penyimpanan energi.
Jika fungsinya terganggu, maka racun dalam tubuh tidak dapat dikeluarkan tepat waktu, membuat orang tersebut merasa terus-menerus lelah. Kelelahan ini bukanlah kelelahan biasa, melainkan rasa lelah yang mendalam yang membuat Anda sulit pulih, tidak peduli berapa banyak Anda beristirahat.
2. Kulit menguning dan berjerawat
Jika Anda menemukan kulit dan bagian putih mata Anda berangsur-angsur menguning, ini bisa jadi merupakan tanda penyakit kuning. Penyakit kuning adalah akibat dari ketidakmampuan hati untuk memproses bilirubin dengan baik.
Bilirubin adalah pigmen kuning yang dihasilkan dari pemecahan sel darah merah, yang biasanya diproses oleh hati dan dikeluarkan dari tubuh.
Ketika fungsi hati tidak normal, maka bilirubin akan menumpuk di dalam tubuh, menyebabkan kulit dan bagian putih mata menguning. Selain itu, gangguan fungsi hati dalam mendetoksifikasi dapat menyebabkan penumpukan racun dalam tubuh, yang dapat menyebabkan masalah kulit seperti jerawat dan warna kulit kusam.
3. Perut kembung
Jika Anda mendapati perut Anda kembung tanpa alasan yang jelas, ini bisa jadi merupakan tanda penumpukan cairan di hati. Ketika fungsi hati tidak normal, maka sirkulasi darah dan cairan tubuh bisa terpengaruh, menyebabkan cairan menumpuk di rongga perut.
Dalam hal ini, perut Anda akan tampak membesar secara tidak normal, dan Anda mungkin merasakan tekanan dan ketidaknyamanan. Ini adalah tanda yang perlu diperhatikan, dan sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
4. Urine berwarna gelap
Ketika Anda menemukan warna urine Anda menjadi lebih gelap, bahkan menjadi berwarna teh atau cokelat, ini bisa menjadi sinyal adanya masalah hati. Disfungsi hati dapat menyebabkan peningkatan kadar bilirubin, dan kelebihan bilirubin ini akan dikeluarkan dari tubuh melalui urine, yang menyebabkan urine menjadi lebih gelap.
Jika disertai dengan gejala lain, seperti kulit menguning, kelelahan, dll., Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.
5. Mudah memar atau berdarah
Hati yang tidak sehat dapat memengaruhi pembekuan darah, yang menyebabkan mudah memar atau berdarah. Hati bertanggung jawab untuk mensintesis berbagai faktor pembekuan darah. Ketika fungsi hati menurun, maka produksi faktor pembekuan darah ini akan berkurang, yang menyebabkan gangguan pembekuan darah.
Anda mungkin menemukan bahwa Anda mudah memar hanya dengan sedikit benturan, atau gusi dan hidung Anda mudah berdarah, yang semuanya merupakan tanda kerusakan hati.

圖/健康醫師網
Bagaimana cara memperbaiki fungsi hati yang buruk?
1. Diet sehat
Konsumsi lebih banyak makanan yang baik untuk hati seperti sayuran hijau, ikan, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Makanan ini kaya akan antioksidan dan nutrisi penting yang dapat membantu hati dalam mendetoksifikasi dan memperbaiki fungsinya.
2. Pertahankan berat badan ideal
Mempertahankan berat badan ideal dapat mengurangi risiko penyakit hati berlemak (NAFLD). Kelebihan berat badan dan obesitas dapat membebani hati dan memengaruhi fungsinya.
3. Hindari zat-zat beracun
Usahakan untuk menghindari paparan bahan kimia berbahaya di lingkungan, seperti pestisida, logam berat, dan bahan kimia industri. Racun-racun ini dapat merusak fungsi hati.
4. Konsumsi alkohol secukupnya
Konsumsi alkohol berlebihan merupakan salah satu penyebab utama kerusakan hati. Minumlah alkohol secukupnya dan hindari konsumsi berlebihan untuk melindungi hati Anda. Penelitian merekomendasikan agar pria tidak minum lebih dari dua gelas alkohol per hari, dan wanita tidak lebih dari satu gelas.
5. Pencegahan hepatitis
Dapatkan vaksinasi hepatitis (hepatitis A dan B) dan ambil langkah-langkah untuk mencegah penyebaran hepatitis C, seperti menghindari penggunaan jarum suntik bersama dan hubungan seks yang tidak aman. Tindakan ini dapat sangat mengurangi kerusakan hati akibat hepatitis.
6. Olahraga teratur
Olahraga teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah, membantu hati mendetoksifikasi dan memetabolisme dengan lebih efektif. Lakukan setidaknya 150 menit olahraga intensitas sedang setiap minggu, seperti jalan cepat, lari, atau berenang.