(Taiwan, ROC) – Presiden Lai Ching-te hari ini (4/6) menghadiri upacara pembukaan pameran Internasionl Computex Taipei, menetapkan tiga komitmen besar untuk mewujudkan Taiwan menjadi pulau kecerdasan buatan, yaitu pemerintah harus menyediakan pasokan listrik yang stabil, menyediakan ragam energi hijau, membangun pusat data Taiwan sendiri, di kedepannya nanti jika memerlukan pemerintah untuk mendirikan super computer untuk digunakan oleh produsen, pemerintah maupun penelitian, bersamaan dengan itu juga untuk terus membina tenaga berbakat. Presiden Lai Ching-te meminta 3 hal untuk terus melakukan investasi di Taiwan seperti penggunaan kecerdasan buatan dalam berproduksi, mengembangkan lebih banyak aplikasi inovasi, membantu agar usaha kecil dan menengah Taiwan dapat menggunakan kecerdasan buatan agar menjadikan Taiwan sebagai pulau kecerdasan buatan tidak hanya konsep belaka, melainkan kenyataan untuk mengembangkan ekonomi Taiwan, agar masyarakat dapat hidup lebih nyaman.
Pembukaan Pameran Computex Internasional Taipei 2024 digelar hari ini tanggal 4 Juni, Ketua Asosiasi Komputer Taipei Paul S. L. Peng (彭双浪) dalam pidato pembukaan menyampaikan, kekuatan komputasi pelayanan AI, kestabilan tenaga listrik dan energi ramah lingkungan, tenaga profesional yang berkualitas tinggi serta memadai menjadi isu mendasar bagi kemajuan bagi tiap-tiap negara di masa mendatang. Situsasi internasional saat ini yang labil, peperangan dan konfrontasi geopolitik yang terus berlanjut, ditambah lagi dengan perubahan cuaca ekstrim dan bencana alam yang semakin banyak, persyaratan pembuangan gas karbon, keamanan data dan lingkunngan berkesinambungan menjadi persyaratan ketat pemerintah tiap-tiap negara, terobosan dari teknologi AI menjadi tantangan besar yang tidak dapat dihindari dalam mengaturan tata letak baru dan keseimbangan antara permintaan dan kebutuhan di masa mendatang.
Dalam pidatonya, Presiden Lai Chng-te menyampaikan, menyambut kedatangan era itelijen, perkembangan AI memiliki peran penting dalam revolusi, semua telah berupaya keras selama beberapa puluh tahun ini memfokuskan diri mendorong Taiwan sebagai pusat revolusi AI, agar Taiwan dapat menjadi pahlawan tanpa nama dan pilar pilar dunia. Presiden mengimbau agar semua bersama-sama menciptakan Taiwan sebagai pulau kecerdasan buatan, dari berbagai tugas dasar yang harus dijalankan, Presiden Lai Ching-te memberikan 3 komitmen, yang pertama adalah memastikan kestabilan pasokan listrik.
Kepala negara menyampaikan terima kasih atas sumbangsih super computer perdana yang diberikan oleh CEO NVDIA Jensen Huang (黃仁勳), juga berterima kasih atas dukungan dana pengoperasian dari Taiwan Semikonduktor Company (TSMC), pemerintah berjanji jika perlu akan menempatkan super computer dengan jumlah yang memadai untuk kepentingan industri, pemerintah, dan penelitian, agar Taiwan dapat terus berkembang. Komitmen yang ketiga adalah berjanji akan terus membina tenaga berbakat ICT, pembuatan wafer, semikonduktor, kecerdasan buatan dan lainnya.
Presiden Lai Ching-te berharap semua dapat berupaya demi generasi berikut dan melangkah maju bersama global.