(Taiwan, ROC) --- Dalam jamuan makan malam yang diadakan pada Senin malam kemarin (3/6), CEO Intel, Pat Gelsinger, berbicara singkat kepada media dan menyatakan bahwa Taiwan adalah pusat industri teknologi. Ia juga menambahkan bahwa setiap perusahaan akan menjadi perusahaan kecerdasan buatan (AI) di masa depan.
Intel dan mitranya di Taiwan melihat peluang yang besar di bidang ini dan ia berharap dapat membahasnya dengan para petinggi perusahaan teknologi asal Taiwan. Pat Gelsinger, yang telah menjalani serangkaian pertemuan pada sepanjang Senin kemarin, menyempatkan diri untuk menyapa media di sela-sela kesibukannya.

CEO Intel, Pat Gelsinger, saat ditemui di Taiwan pada Senin (5/4) kemarin (圖/中央社)
Ia menyatakan kegembiraannya dapat kembali ke Taiwan dan menghadiri COMPUTEX, pameran industri skala besar yang diadakan setiap tahun.
Ia juga menyebutkan bahwa ia akan menyampaikan pidato utama pada Selasa hari ini (4/6). Ketika ditanya tentang topik diskusi dengan para petinggi perusahaan Taiwan pada malam kemarin, Pat Gelsinger mengatakan bahwa ada banyak hal yang akan dibahas, terutama tentang "Digital Everything". Ia menekankan bahwa tren AI akan menjadi seperti di mana internet muncul 25 tahun lalu.
Pat Gelsinger menyampaikan, "Setiap industri akan bertransformasi, setiap perusahaan akan menjadi perusahaan AI."

圖/newtalk 新聞
Ia menambahkan bahwa dalam tren ini, setiap perusahaan teknologi memiliki peluang. Intel dan mitranya di Taiwan melihat peluang yang ada di mana-mana dan ia berharap dapat membahasnya dengan para CEO perusahaan teknologi Taiwan.
Sejumlah eksekutif perusahaan Taiwan menghadiri jamuan makan malam bersama Intel pada Senin kemarin (3/6), termasuk Chairman Hon Hai Young Liu (劉揚偉), Chairman Acer Jason Chen (陳俊聖), Wakil Chairman Pegatron Jason Cheng (程建中), Presiden dan CEO Wistron Lin Chien-hsun (林建勳), Chairman Wiwynn Hong Li-ning (洪麗寗), CEO Compal Anthony Peter Bonadero, Chairman Gigabyte Etay Lee (李宜泰), CEO Getac James Hwang (黃明漢) dan CEO Advantech Linda Tsai (蔡淑妍).
Pat Gelsinger akan menyampaikan pidato utama pada Selasa pagi (4/6), menjelaskan bagaimana AI akan membuka kemungkinan baru di pusat data, cloud, PC dan jaringan global.