(Taiwan, ROC) --- Pameran Komputer Internasional Taipei (COMPUTEX 2024) menggelar konferensi global, dengan menghadirkan pidato pembukaan utama dari perusahaan teknologi dunia, AMD, pada Senin hari ini (3/6).
Chairman dan CEO AMD, Lisa Su (蘇姿丰), mengenakan blazer berwarna merah muda cerah dan celana panjang biru tua, tampil sangat mencolok dan selaras dengan skema warna utama COMPUTEX.
Dalam pidatonya, Lisa Su dengan bersemangat memperkenalkan seluruh rangkaian produk AI buatan AMD, termasuk debut generasi berikutnya dari arsitektur CPU hemat daya AMD Zen 5, yang mendapat tepuk tangan meriah dari para audiens.

Lisa Su dalam keynote di Computex 2024 (圖/CNA)
Lisa Su membahas tentang PC AI, menegaskan bahwa AI akan mengubah struktur industri PC, seperti asisten pribadi AI dan Copilot. Wanita kelahiran Tainan tersebut kemudian mengundang para eksekutif dari perusahaan kenamaan dunia lainnya, termasuk CEO Asus Jonney Shih (施崇棠), Kepala Divisi Perangkat Cerdas Lenovo Luca Rossi, dan CEO HP Enrique Lores, serta pimpinan Windows Microsoft, untuk berbagi tentang produk terbaru yang dikembangkan bersama AMD.
Lisa Su juga menyoroti bahwa generasi ketiga Ryzen AI AMD dapat mencapai kecepatan komputasi hingga 50 TOPS, termasuk di dalamnya adalah chip prosesor M4 Apple, yang langsung memicu tepuk tangan meriah dari hadirin.
Yang menarik untuk dicatat, berbeda dengan kemarin di mana CEO Nvidia, Jensen Huang (黃仁勳), tampil sendiri di atas panggung, kali ini Lisa Su membawa para mitra untuk "berkolaborasi" di panggung.
Hal ini seolah-olah menegaskan upaya AMD untuk bergabung dengan Intel, Broadcom, Cisco, Google, HPE, Meta, dan Microsoft dalam tim UALink, yang dikembangkan untuk bersaing dengan teknologi NVLink milik Nvidia dalam interkoneksi GPU di pusat data.

Lisa Su kelahiran Tainan menjabat Chairman dan CEO AMD
Selain itu, setelah Nvidia mengumumkan rencana untuk mendirikan pusat penelitian dan pengembangan pertama di Asia Pasifik di Taiwan, Lisa Su juga mengungkapkan bahwa AMD berencana berinvestasi hampir 5 miliar untuk mendirikan pusat R&D di Taiwan.
AMD telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan dari program dari Kementerian Ekonomi Taiwan (MOEA), dengan harapan dapat segera masuk ke tahap penilaian formal pada paruh kedua tahun ini.
Dikabarkan, baik Tainan maupun Kaohsiung sedang giat bersaing untuk menarik AMD agar bisa berlokasi di wilayah mereka.