(Taiwan, ROC) -- Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach dalam sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) secara terbuka menyampaikan dukungannya bagi Taiwan untuk berpartisipasi dalam Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), bahkan mengimbau dunia untuk menggunakan pengetahuan profesional dari Taiwan untuk menghadapi tantangan dunia di masa mendatang.
Karl Lauterback dari Partai Sosial Demokratik Jerman adalah pakar epidemiology lulusan dari Harvard School of Public Health Boston, Amerika Serikat, untuk itu pada masa merebaknya pandemi COVID-19, Karl Lauterback selaku pakar kesehatan sering muncul di media dan menjadi terkenal. Pada akhir 2021 ia menerima jabatan sebagai Menteri Kesehatan Jerman, mempromosikan reformasi beberapa jenis medis kesehatan.
Di antara reformasi yang diajukan seperti proyek untuk reformasi WHO yang diusung bersama oleh 3 parpol pemerintah diloloskan pada pertengahan Mei 2023, dalam proyek yang diusung ini menyarankan WHO untuk meningkatkan flesibelitas, memperkokoh peran pemimpin negara-negara global dalam pencegahan dan pengendalian penyakit.
Dalam usulan yang diajukan juga menekankan bahwa Jerman selaku negara anggota dari WHO sudah seharusnya mengupayakan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan untuk dapat mewakili Taiwan dalam berbagai kegiatan terkait dalam WHA dan WHO.
Dalam sidang WHA Karl Lauterback mengemukakan, “WHO perlu untuk mengurangi birokrasi, harus mengubahnya untuk menjadi lebih fleksibel dan efisien. Kami perlu untuk bersatu, memanfaatkan setiap pengetahuan dari para pakar, termasuk pengetahuan dar pakar Taiwan dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.”
Ia menegaskan, dunia tengah menghadapi ancaman perubahan iklim, pandemi, resistensi antibiotik dan bioterorisme, untuk itu memperkuat dan lebih fleksibel untuk ketentuan dan peraturan terkait kesehatan global.