History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Survei: 85% Warga Taiwan Menentang Penghapusan Hukuman Mati

  • 27 May, 2024
  • 陳志勇
Survei: 85% Warga Taiwan Menentang Penghapusan Hukuman Mati
Mahkamah Konstitusi Taiwan mengadakan debat lisan mengenai apakah hukuman mati inkonstitusional pada tanggal 23 bulan lalu, dan akan mengambil keputusan paling cepat akhir Juli dan paling lambat akhir September. (Foto: Arsip CNA)

(Taiwan, ROC) - Yayasan Opini Publik Taiwan (Taiwan Public Opinion Foundation/TPOF) merilis jajak pendapat real-time tentang "sikap masyarakat terkait keberadaan dan penghapusan hukuman mati" pada hari Senin pagi. Hasilnya menunjukkan, sebanyak 85% menentang penghapusan hukuman mati, hanya 10% yang pada dasarnya mendukung penghapusan tersebut; dan andaikata Mahkamah Konstitusi memutuskan hukuman mati inkonstitusional, 70% masyarakat tidak akan menerimanya.

Menurut hasil jajak pendapat tersebut, untuk pertanyaan “Apakah Anda secara umum setuju dengan penghapusan hukuman mati?" hasil penelitian menunjukkan 4,9% sangat setuju, 5,1% cukup setuju, 21,3% tidak begitu setuju, 63,3% tidak setuju sama sekali, 4% tidak berpendapat, dan 1,4% tidak tahu. Artinya, di antara warga Taiwan yang berusia di atas 20 tahun, 84,6% tidak setuju dengan penghapusan hukuman mati, dan hanya 10% yang pada dasarnya menyampaikan pendapat mendukung.

Ketua TPOF You Ying-long (游盈隆) menganalisis bahwa suara-suara bisu yang menentang penghapusan hukuman mati di masyarakat Taiwan bersifat lintas gender, lintas generasi, lintas tingkat pendidikan, lintas kelas, lintas kelompok etnis, lintas partai politik, lintas geografis, dan bahkan melintasi perbedaan antara reunifikasi dan kemerdekaan Taiwan. 

Suara-suara itu mewakili ada lebih dari 80% warga, baik pendukung tiga partai politik besar ataupun yang tidak mendukung partai politik mana pun, yang menentang penghapusan hukuman mati. Mengapa fenomena sekuat dan seistimewa ini terjadi pada masyarakat Taiwan patut ditelaah lebih dalam, tukas You.

Untuk diketahui, Mahkamah Konstitusi Taiwan mengadakan debat lisan mengenai apakah hukuman mati inkonstitusional pada tanggal 23 bulan lalu, dan akan mengambil keputusan paling cepat akhir Juli dan paling lambat akhir September.

Komentar

Terbarumore