History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Penikaman Acak di MRT Taichung dan Kasus Pembacokan oleh Cheng Chieh di MRT Taipei “Terjadi pada Tanggal yang Sama?” Apa Ini Kebetulan?  Begini Kata Pakar dari Asosiasi Psikiater Forens

  • 22 May, 2024
  • 尤繼富
Kasus Penikaman Acak di MRT Taichung dan Kasus Pembacokan oleh Cheng Chieh di MRT Taipei “Terjadi pada Tanggal yang Sama?” Apa Ini Kebetulan?  Begini Kata Pakar dari Asosiasi Psikiater Forens
Pelaku penikaman acak di MRT Taichung, Hong (baju coklat), dan Chen Chieh (baju kotak-kotak abu-abu) pelaku pembacokan acak di MRT Taipei圖/三立新聞

(Taiwan, ROC) --- Insiden penikaman di MRT MRT Taichung oleh seorang pria bermarga Hong (洪姓) berusia 20 tahun menggegerkan warga Taiwan. Insiden ini menyebabkan tiga orang terluka, termasuk Hong sendiri.

Penyelidikan awal mengungkap bahwa insiden ini terjadi pada tanggal 21 Mei 2024, yang sama dengan tanggal terjadinya insiden penikaman acak di MRT Taipei oleh Cheng Chieh (鄭捷) pada tahun 2014 silam.

Kesamaan tanggal tersebut kemudian ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat tentang kemungkinan munculnya efek peniruan.

Dokter spesialis kejiwaan di Taiwan, Lin Pen-tang (林本堂), berpendapat bahwa tindakan Cheng Chieh dilakukan dengan perencanaan yang matang, dan berbeda dengan perilaku pasien yang mengalami gangguan kejiwaan (mental).

Sedangkan dokter spesialis kejiwaan lainnya, Lee Chun-hung (李俊宏), mencatat bahwa insiden peniruan seperti ini juga pernah terjadi di Jepang dengan serangan oleh seorang pria berkostum badut di dalam kereta.  

Lee Chun-hung menyarankan agar media melaporkan insiden semacam ini dengan lebih berhati-hati. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan detail kejahatan, guna mengurangi perhatian publik dan mengurangi kekacauan sosial.

中捷砍人案英勇抵抗馬尾哥曝負傷浴血肉搏過程「到站前嫌犯已被打趴」 | 中捷砍人事件| 社會| 聯合新聞網

Hong saat melancarkan aksi kejinya di dalam gerbong MRT Taichung. 圖/聯合報

Lee Chun-hung, yang juga merupakan anggota pengurus Taiwan Academy of Psychiatry and the Law (TAPL), mengatakan bahwa kasus penyerangan di MRT Taichung masih dalam proses investigasi.

Apa motif yang menyebabkan Hong tega melakukan hal keji tersebut? Dan apakah gangguan kejiwaan menjadi faktor utama dari Hong? Hal ini masih harus dikonfirmasi melalui penilaian psikiatri forensik. Ia meminta masyarakat memberikan ruang dan waktu bagi tim penilai.

Lee Chun-hung berpendapat bahwa pasien dengan gangguan kejiwaan berada dalam posisi yang rentan di tengah masyarakat. Meskipun motif penyerangan di MRT Taichung oleh Hong belum diketahui, tetapi ada kekhawatiran kalau insiden ini dapat menyebabkan pelabelan negatif dan stigmatisasi terhadap pasien gangguan kejiwaan.

圖/UDN

Dari catatan kedokteran, mayoritas pasien dengan gangguan kejiwaan dapat menjadi sehat setelah menjalani terapi, sementara hanya sedikit yang menunjukkan perilaku kekerasan saat kambuh.

Lee Chun-hung juga menyoroti bahwa setelah insiden penyerangan di MRT Taichung, Biro Kesehatan Kota Taichung langsung turun tangan memberikan dukungan psikologis kepada penumpang yang terluka.

Berdasarkan kasus-kasus sebelumnya, keluarga dan sekolah tersangka sering menghadapi tekanan dan tuduhan sosial yang besar. Bahkan ada kasus di Jepang di mana saudara dari tersangka akhirnya bunuh diri karena menghadapi tekanan yang luar biasa.  

Oleh karena itu, Lee Chun-hung menyarankan agar masyarakat memberikan lebih banyak waktu dan ruang kepada keluarga dan sekolah di mana tersangka belajar, untuk menangani situasi ini.

江子翠捷運兇嫌鄭捷收押從小放話殺人念軍校為練體力| ETtoday社會新聞| ETtoday新聞雲

Cheng Chieh pelaku penikaman acak di MRT Taipei pada 2014 silam. 圖/ETtoday

Sebaliknya, Lin Pen-tang menjelaskan, jika pasien dengan gangguan kejiwaan tidak menerima pengobatan yang memadai, maka mereka mungkin kambuh dan menunjukkan perilaku yang dikendalikan oleh gejala-gejala seperti delusi dan halusinasi, yang dapat menyebabkan tindakan melukai diri sendiri atau orang lain.

Ia menekankan bahwa pasien gangguan kejiwaan memerlukan pemantauan dan pengobatan jangka panjang.

Ia menyarankan bahwa cara terbaik untuk mendukung pasien gangguan kejiwaan adalah dengan meningkatkan kepedulian dari masyarakat, pelayanan kesehatan masyarakat, dan keluarga, serta menyediakan pemantauan dan pengobatan jangka panjang bagi pasien.

Komentar

Terbarumore