(Taiwan, ROC) --- Pada Selasa kemarin (21/5) sekitar pukul 11:20 pagi, terjadi insiden penikaman acak di MRT Taichung. Seorang pria bermarga Hong (洪姓) berusia 19 tahun tiba-tiba menyerang penumpang dengan tiga pisau di dalam gerbong, yang kemudian menyebabkan tiga orang terluka.
Hong yang berasal dari Pingtung, merupakan mahasiswa jurusan keperawatan di sebuah sekolah kedokteran di Kaohsiung. Ia sengaja datang ke utara untuk melakukan serangan ini.
Ironisnya, ia pernah menyatakan harapannya untuk menyelamatkan nyawa di bidang medis melalui akun pribadinya di Facebook, tetapi ironinya, kini ia melakukan serangan brutal tersebut.
Pelaku merupakan mahasiswa jurusan keperawatan di sebuah sekolah kedokteran di Kaohsiung. 圖/TVBS
Pada Selasa pagi, Hong tiba-tiba mengamuk di dalam gerbong MRT dengan membawa pisau dapur, kemudian melukai beberapa penumpang. Beberapa warga yang berani berhasil merebut pisau dari tangannya, tetapi Hong tidak menyerah dan mengeluarkan pisau buah untuk menyerang penumpang lainnya dengan mengarahkan pisau ke leher mereka.
Akibat insiden ini, tiga orang terluka dan Hong segera ditangkap oleh sejumlah warga. Wali Kota Taichung, Lu Shiow-yen (盧秀燕), menyatakan bahwa Hong tinggal di Kaohsiung dan memiliki riwayat gangguan mental.
Pada Senin kemarin (20/5), Hong sengaja datang dari Kaohsiung dengan membawa senjata untuk melancarkan aksinya di MRT Taichung. Dan hingga hari ini, pihak kepolisian masih menyelidiki motif serangan dari Hong tersebut.

圖/ETtoday
Setelah sempat mendapat perlawanan dengan beberapa penumpang, Hong mengalami luka di ibu jari kanannya, yang merusak ligament. Ia pun segera dibawa ke rumah sakit setelah ditangkap aparat keamanan.
Setelah menjalani operasi, kondisi Hong stabil, tetapi ia masih dalam pengaruh anestesi total yang membuatnya tidak bisa bergerak dengan bebas.
Setelah efek anestesi hilang, Hong duduk di kursi roda dan dibawa oleh polisi dari rumah sakit ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Ketika ditanya oleh wartawan, Hong tidak memberikan komentar apapun. Polisi mengawal Hong ke mobil polisi untuk menyelidiki motif di balik insiden ini.