History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi Parah: Mendarat Darurat di Thailand, 2 Tewas dan 30 Cedera, Gambar Mengerikan di Kabin Terungkap

  • 22 May, 2024
  • 尤繼富
Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi Parah: Mendarat Darurat di Thailand, 2 Tewas dan 30 Cedera, Gambar Mengerikan di Kabin Terungkap
Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi Parah: Mendarat Darurat di Thailand, 2 Tewas dan 30 Cedera, Gambar Mengerikan di Kabin Terungkap 圖/自由時報

(Taiwan, ROC) --- Sebuah pesawat Singapore Airlines yang terbang dari London ke Singapura mengalami turbulensi parah, menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka.

Menurut laporan dari media The Daily Telegraph, pesawat Boeing 777 dengan nomor penerbangan SQ321 tersebut lepas landas pada Senin (20/5) pukul 22:00 (waktu Inggris). Dan di tengah perjalanan, pesawat ini mengalami turbulensi hebat.

Pada Selasa sore (21/5), pesawat tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Bangkok, Thailand, yang mengakibatkan setidaknya 30 orang terluka dan 2 orang meninggal dunia.

新加坡航空客機遇嚴重亂流急迫降泰國2死30傷、機艙恐怖畫面曝

圖/畫面翻攝X@invincible39

Dari media sosial X terlihat bahwa lantai kabin penuh dengan makanan yang berserakan, menunjukkan betapa hebatnya guncangan saat turbulensi terjadi.

Otoritas Thailand segera mengirimkan ambulans dan petugas medis ke landasan pacu untuk memberikan perawatan bagi para korban yang terluka.

Maskapai Singapore Airlines memposting di Facebook bahwa pesawat Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan SQ321, yang berangkat dari Bandara Heathrow London menuju Singapura pada 20 Mei 2024, mengalami turbulensi parah dalam perjalanan.

Pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat di Bangkok dan mendarat pada Selasa sore pukul 15:45 (21/5), mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka.

新航臉書報告情況。(圖/翻攝新航臉書)

圖/翻攝新航臉書

Di dalam pesawat terdapat 211 penumpang dan 18 awak kabin. Singapore Airlines menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.

Prioritas utama perusahaan adalah memberikan bantuan kepada semua penumpang dan awak kabin yang ada di pesawat. Saat ini, perusahaan bekerja sama dengan pemerintah setempat di Thailand untuk menyediakan bantuan medis yang diperlukan, dan telah mengirimkan tim ke Bangkok untuk memberikan bantuan tambahan yang mungkin dibutuhkan.

Komentar

Terbarumore