(Taiwan, ROC) -- Ditjen Pengawas Obat dan Makanan (FDA) dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan (MOHW) telah merilis hasil pemeriksaan di perbatasan yang tidak memenuhi syarat. Salah satu di antaranya adalah sejumlah es krim dengan durian asli yang diimpor dari Singapura. Es krim impor tersebut ditemukan mengandung enterobacteriaceae dengan jumlah 2.100 kali lipat standar. Total 1.296 kilogram es krim kemudian dikembalikan sesuai dengan ketentuan atau dimusnahkan.
Dalam pengumuman daftar terbaru produk-produk pemeriksaan perbatasan yang tidak memenuhi syarat pada 14 Mei, tercatat ada 18 produk yang gagal pemeriksaan, antara lain wijen hitam India, semangka segar Jepang, lobster warna Vietnam, dan lain sebagainya. Semuanya ditemukan mengandung pestisida berlebih atau kondisi lain yang tidak memenuhi syarat, sehingga semuanya akan dikembalikan atau dimusnahkan.
Salah satunya adalah produk es krim yang diimpor dari Singapura oleh perusahaan Taiwan dengan nama Food Union Taiwan Ltd. Produk impor tersebut adalah es krim Ekselence Durian Frozen Dessert Stick yang ditemukan mengandung 21.000 CFU/g (jumlah bakteri per gram) Enterobacteriaceae, jauh melebih batas standar Enterobacteriaceae pada makanan beku dan es sebesar 10 CFU/g. Sebanyak 1 batch es krim seberat 1.296 kilogram pun berhasil ditahan di perbatasan dan tidak masuk pasar Taiwan.
Wakil Dirjen FDA Taiwan, Lin Chin-fu (林金富) menyampaikan, bahwa ini adalah kali pertama produk tersebut diimpor dalam waktu 6 bulan terakhir. Alasan mengapa ada Enterobacteriaceae yang terdeteksi melebihi standar, jelas karena lingkungan saat proses pembuatannya kurang higienis sehingga terkontaminasi mikroorganisme. Oleh sebab itu, jika ada yang memiliki sistem pencernaan yang lemah dan terkontaminasi mikroorganisme tersebut, maka ia akan memiliki gejala pencernaan setelah memakannya. Rasio pemeriksaan acak terhadap industri ini akan ditingkatkan dengan metode undian yang lebih ketat, sementara pemeriksaan di perbatasan secara umum tetap akan mengadopsi metode undian biasa.