(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 10 Mei 2024, Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) untuk pertama kalinya mengeluarkan laporan khusus perihal badai geomagnetik.
Badai geomagnetik ini memunculkan fenomena aurora yang kemudian terlihat di Eropa, Amerika, dan Australia. Bahkan Meksiko, yang berada pada garis lintang yang mirip dengan Taiwan, juga mengalami fenomena ini. Namun, tidak ada fenomena aurora yang terlihat di Taiwan.
Menurut CWA, hal ini disebabkan oleh jarak Taiwan yang jauh dari kutub magnet utara. Badai geomagnetik ini mencapai tingkat yang kuat pada 11 Mei 2024, dan diperkirakan akan berlanjut hingga pagi hari tanggal 13 Mei 2024, sebelum nantinya akan mulai mereda.

圖/中央氣象署提供
CWA menjelaskan bahwa badai geomagnetik ini terutama disebabkan oleh kelompok bintik matahari di wilayah aktif AR3664 di permukaan matahari, yang mengalami beberapa letusan.
Letusan tersebut menyertai ejeksi massa koronal, yang mengeluarkan partikel bermuatan ke ruang angkasa, dan ketika mendekati Bumi, menekan medan magnet bumi.
CWA juga menunjukkan bahwa aurora adalah hasil dari partikel bermuatan energi tinggi yang bertabrakan dengan gas di atmosfer, memancarkan cahaya berwarna-warni.
Oleh karena itu, selama badai geomagnetik ini berlangsung, aurora dapat dilihat di banyak tempat di dunia, termasuk Eropa, Amerika Serikat, dan bahkan Meksiko di lintang utara 22 derajat. Beberapa terlihat di zenit dan beberapa lagi muncul di kaki langit (ufuk).

圖/中央氣象署提供
CWA menyatakan bahwa meskipun Taiwan berada pada lintang yang mirip dengan Meksiko, tetapi jaraknya lebih jauh dari kutub magnet utara dan memiliki garis lintang magnet yang lebih rendah, sehingga kali ini tidak muncul fenomena aurora di Taiwan.
CWA juga menjelaskan bahwa badai magnet tidak hanya menyebabkan kemunculan aurora di berbagai tempat, tetapi juga dapat mempengaruhi sistem listrik dan transmisi nirkabel frekuensi tinggi.
Misalnya, akurasi GPS mungkin mengalami penyimpangan hingga beberapa ratus meter, dan transmisi tenaga pada siaran perikanan juga dapat mengalami gangguan atau terputus.
Sebagai contoh, pada masa lalu Quebec pernah mengalami pemadaman listrik skala besar akibat badai magnet. Dan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan sistem listrik dan akan terus dipantau.