(Taiwan, ROC) – Gala Dinner Persatuan Pelajar Indonesia di Taiwan (PERPITA) 2024 digelar dengan sukses pada Sabtu (11/5) malam, di Xinzhuang Denwell, New Taipei.
Acara tahunan Gala Dinner PERPITA menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan oleh para pelajar Indonesia di Taiwan. Selain menjadi sebuah ajang untuk berkumpul dan berbagi cerita, acara ini juga menjadi waktu yang berharga bagi pelajar yang akan segera menamatkan studi mereka untuk merayakan masa-masa berharga mereka di Taiwan dan bersukacita atas pencapaian kelulusan bersama sesama pelajar Indonesia.
Dengan tajuk "Venetian Dreams: Charm in Disguise", Gala Dinner PERPITA tahun ini mengangkat pesan tentang potensi tersembunyi yang akhirnya terungkap. Tema ini memberikan inspirasi bagi pelajar Indonesia untuk berani membuka diri dan menunjukkan potensi mereka kepada dunia.

(Foto: PERPITA / Philippe Thompson)
Acara tersebut turut dihadiri oleh Staf Khusus Komite Tionghoa Perantauan (OCAC) Lin Yi-wei (林逸瑋), Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI Taipei) Iqbal Shoffan Shofwan, Wakil Ketua Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) Jakarta Wanda Callista Sandra, Chairman Overseas Chinese Association HQ, Magnet Lin (林齊國), dan tamu undangan lainnya.
Saat memberikan kata sambutan, Ketua PERPITA periode 2023-2024 Laurell Olina, menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut, sambil mengungkapkan harapannya untuk semakin banyak berinteraksi dengan para hadirin yang hadir.
Sementara itu, Staf Khusus Komite Tionghoa Perantauan (OCAC), Lin Yi-wei (林逸瑋) memberikan informasi mengenai berbagai bantuan dan beasiswa yang ditawarkan kepada para pelajar, dan juga tentang digelarnya beragam kegiatan, seperti Job Fair serta situs Carrer All Pas (僑生i就業), dll, guna membantu para pelajar untuk meniti karir di Taiwan setelah lulus nanti.

Staf Khusus Komite Tionghoa Perantauan (OCAC), Lin Yi-wei (林逸瑋) (Foto: PERPITA / Philippe Thompson)
Kepala KDEI Taipei, Iqbal Shoffan Shofwan menyoroti kontribusi positif PERPITA dalam pembangunan Indonesia, sambil mendorong agar keterlibatan antara KDEI Taipei dan PERPITA semakin diperdalam.
“PERPITA sudah eksis selama 63 tahun; sudah lama berada di Taiwan, dan sudah ada ribuan pula Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah diajak dan bergabung di dalam PERPITA selama sejarahnya. Oleh karena itu, tentu saja alumni-alumni PERPITA berkontribusi kepada pembangunan Indonesia.” tutur Iqbal.

Kepala KDEI Taipei, Iqbal Shoffan Shofwan (Foto: PERPITA / Philippe Thompson)
Ketua ICATI Pusat, Yang Ru-long (楊儒龍) dalam kata sambutannya melalui rekaman video, menggarisbawahi manfaat PERPITA bagi pelajar Indonesia di Taiwan dalam memperkuat persaudaraan dan kekeluargaan.
“PERPITA memiliki sejarah yang sangat Panjang. Saat saya berkuliah di Taiwan pada tahun 1981-1985, PERPITA sudah berdiri. Saya merasakan sendiri manfaat PERPITA bagi pelajar Indonesia di Taiwan, khususnya bagi pelajar baru. Melalui PERPITA, sesama pelajar Indonesia dapat saling bergotong royong, membantu satu sama lain, meningkatkan persaudaraan dan kekeluargaan.” kata Yang Ru-long (楊儒龍).
Selain pertunjukan dan sambutan, Gala Dinner ini juga menjadi momen penting bagi PERPITA dalam menggelar kampanye dan pemungutan suara untuk pemilihan ketua PERPITA yang baru (periode 2024-2025). Pemungutan suara tersebut dimenangkan oleh Cheryl Angelica, yang akan memimpin PERPITA untuk satu tahun ke depan, serta membawa harapan dan visi baru bagi mahasiswa Indonesia di Taiwan.
Dengan demikian, Gala Dinner PERPITA 2024 tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga menyiratkan makna persatuan, inspirasi, dukungan, dan demokrasi bagi para pelajar Indonesia di Taiwan.

Ketua PERPITA (2023-2024), Laurell Olina (Kiri) dan Ketua PERPITA (2024-2025) terpilih, Cheryl Angelica (Foto: PERPITA / Philippe Thompson)