(Taiwarn, ROC) -- Lituania akan melangsungkan pemilihan umum untuk memilih presidennya pada tanggal 12 Mei 2024 waktu setempat, dan jalinan hubungan negara ini dengan Taiwan dan Tiongkok menjadi topik debat pendapat dari 8 kandidat calon presiden. Radio Taiwan Internasional (Rti) yang tengah melakukan kunjungannya ke Lituania sebelum penyelenggaraan pemilu, terkait Presiden Lituania yang sekarang ini masih menjabat, Gitanas Nauseda melontarkan perlu adanya perubahan sebutan “Kantor Perwakilan Taiwan untuk Lituania” agar menstabilkan hubungan dengan Tiongkok. Dalam wawancara khusus Radio Taiwan Interansional (Rti) dengan Kepala Kantor Perwakilan Taiwan di Lituania, Constance Hsueh-hong Wang (王雪虹), ia mengemukakan, “Sebutan kantor perwakilan adalah kesepakatan kedua belah pihak setelah melalui serangkaian komunikasi dan pembahasan dari pemerintah kedua belah pihak”, tidak ada perlunya untuk membahas lagi pada tahap sekarang ini.
Dalam upaya mendapatkan kesempatan untuk dapat meneruskan jabatannya, Presiden Lituania Gitanas Nausėda dalam debat pemilu mengatakan, “Meskipun pada prinsipnya Taiwan boleh mendirikan kantor perwakilannya di Lituania, tetapi demi kestabilan hubungan dengan Daratan Tiongkok, maka perlu untuk merevisi sebutan nama kantor perwakilan Taiwan”. Constrance Wang merespons bahwa sebagai negera demokrasi, menghormati pendapat yang disampakan kandidat presiden, karena ada beraagam bahasa pemilu merupakan hal yang umum, tetapi ini “hanyalah sebagian suara saja, masih banyak suara yang mendukung Taiwan di Lituania.”
Mengenai sebutan nama “The Taiwan Representative Office in Lithuania”, adalah sebenarnya adalah kesepakatan setelah Taiwan dan Lituania berkali-kali melakukan pembahasan. Meskipun sebagai topik dalam debat pemilu, ia merasa Taiwan dan Lituania tidak perlu membahasnya pada tahap sekranga ini, “Karena kesepakatan ini telah melalui pembahasan yang panjang dan lama, tidak ada perlunya untuk membahasnya lagi.” Kantor perwakilan akan tetap didirikan dengan nama Taiwan.