(Taiwan, ROC) --- Seorang wanita berusia 25 tahun bernama Miss Wang di Kota Taoyuan tidak suka minum air, tetapi gemar minum minuman manis. Setiap hari, ia minum setidaknya 2 hingga 3 cangkir minuman bubble tea, hingga mengetahui bahwa dirinya menderita diabetes.
Suatu hari, Miss Wang tiba-tiba pingsan di rumah dan keluarganya segera menghubungi ambulans untuk membawanya ke Unit Gawat Darurat di Rumah Sakit Taoyuan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan. Dokter mendiagnosisnya dengan "Hyperglycemic Hyperosmolar State".
Karena kehilangan kesadaran dan mengalami dehidrasi parah, Miss Wang segera dipasangi selang dan diberikan cairan infus. Dia kemudian dibawa ke ICU, di mana dia dipasangi Intubasi endotrakeal dan respirator.
圖/桃園電子報
Selama di ICU, tim medis memantau kadar elektrolit dan gula darahnya dengan saksama. Setelah menjalani perawatan intensif, Miss Wang perlahan-lahan sadar kembali dan berhasil dipindahkan dari ICU, beruntung tanpa komplikasi fatal. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua orang.
Dokter Lin Hsin-wei (林昕緯) dari ICU Rumah Sakit Taoyuan menjelaskan bahwa diabetes adalah penyakit metabolik kronis yang menyebabkan pankreas tidak mampu berfungsi dengan baik, sehingga tubuh tidak dapat memanfaatkan gula dengan baik atau sama sekali. Akibatnya, gula darah menjadi sangat tinggi.
Jika tidak terkontrol, hiperglikemia dapat menyebabkan berbagai komplikasi akut dan kronis. Penyakit ini biasanya berkembang secara perlahan dan sulit terdeteksi. Pasien seringkali baru diketahui ketika sudah mengalami gangguan kesadaran yang parah. Jika tidak ditangani tepat waktu, kondisi ini dapat menyebabkan koma, gagal ginjal, syok, hingga kematian.
Perawat ICU Rumah Sakit Taoyuan, Wu Yu-hsin (吳郁欣), mengatakan bahwa sebagian orang menderita diabetes sejak kecil karena faktor genetik. Namun, dengan semakin populernya pola makan modern dan keberadaan toko minuman bubble tea, konsumsi minuman manis yang berlebihan menyebabkan usia penderita diabetes semakin muda.

https://www.chenenfood.com/
Diabetes tidak lagi menjadi penyakit yang hanya menyerang orang paruh baya dan lanjut usia. Anak muda mungkin tidak terlalu rentan terkena diabetes, tetapi jika mereka terus-menerus mengonsumsi minuman manis setiap hari, mereka akhirnya bisa terkena penyakit ini.
Wu Yu-hsin mengingatkan bahwa pemeriksaan kesehatan secara teratur dapat membantu mendeteksi kemungkinan kadar gula darah tinggi. Setelah didiagnosis menderita diabetes, pengendalian gula darah menjadi sangat penting.
Pola makan adalah salah satu faktor kunci yang memengaruhi gula darah. Jika gula darah tidak terkontrol, maka komplikasi seperti penyakit jantung, ginjal, dan bahkan gangguan pada retina bisa terjadi.
Wu Yu-hsin menegaskan pentingnya mengonsumsi untuk tidak mengonsumsi minuman manis secara berlebihan.