(Taiwan, ROC) -- Upacara pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Tiongkok ke-16 akan berlangsung pada tanggal 20 Mei, Kementerian Luar Negeri pada hari Selasa ini (7/5) mengatakan, anggota dewan perwakilan, pimpinan daerah serta swasta Jepang akan membentuk rombongan untuk melakukan kunjungan ke Taiwan, ini menunjukkan dukungan mereka kepada Taiwan. Diantara anggota DPR yang hadir, sudah terdaftar 35 anggota parlemen lintas partai, selain yang pernah menjabat di kementerian, jumlah personil mencatat rekor tertinggi, ini juga menunjukkan perhatian mereka terhadap pemerintahan baru Taiwan. Kemenlu mengatakan, menyambut tamu penting yang datang menghadiri upacara pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Mei, dan berupaya mengerjakan tugas keprotokolan dengan maksimal.
Kemenlu mengatakan, Presiden terpilih Lai Ching-te dan Wapres Hsiao Bii-khim keduanya sangat mementingkan hubungan Taiwan-Jepang, memiliki jaringan yang luas baik dalam kalangan pemerintah maupun swasta Jepang, meskipun parlemen Jepang tengah dalam masa kongresnya, jumlah yang mendaftar diri ikut serta dalam upacara inagurasi presiden sangat banyak. Wakil Sekjen Urusan Taiwan-Jepang Kemenlu, Chen Chih-jen (陳志任) mengatakan “Pendataan hingga saat ini, ada berkisar 37 anggota parlemen lintas partai politik yang akan menghadiri upacara pelantikan presiden 20 Mei mendatang, rombongan yang terbentuk termasuk beberapa diantaranya adalah pejabat di kementerian, jumlah personil yang datang mencatat rekor tertinggi, hal ini menunjukkan pihak Jepang sangat mementingkan pemerintah baru Taiwan, bukan seperti yang disebutkan oleh sebagian media bahwa ada kemungkinan pejabat tinggi Jepang berhalangan menghadiri upacara pelantikan 20 Mei.”
Selain anggota parlemen, Kemenlu mengatakan, pemerintah dan swasta ada 15 rombongan, lebih dari 140 orang ikut berpartisipasi, hal ini menunjukkan dukungan pemerintah Jepang terhadap pemerintahan baru Taiwan, sementara undangan masih dalam tahap pengaturan, setelah dikonfirmasi akan diumumkan Kemenlu pada waktu yang tepat.