(Taiwan, ROC) -- Asia Pacific Social Innovation Summit (APSIS) ke-7 yang berlangsung selama 2 hari berturut-turut pada tanggal 4 – 5 Mei 2024 dengan upacara pembukaan berlangsung pada pagi hari ini (4/5) di National Chi Nan University (NCNU) Nantou. Dalam acara pembukaan dalam kata sambutannya Perdana Menteri Chen Chien-jen mengemukakan, pemerintah melalui organisasi masyarakat mencanakan 4 strategi utama inovasi sosial 2.0 yang menjalinkan pemerintah, perusahaan, organisasi nirlaba, masyarakat dan kekuatan lainnya untuk menciptakan Taiwan yang inovatif dan tangguh.
Dengan panduan dari Yuan Eksekutif dan kementerian-kementerian mengelar Asia Pacific Sosial Innovation Summit (Konferensi Tingkat Tinggi Inovasi Sosial Asia Pasifik) “Asia Tangguh” yang berlangsung berturut-turut pada hari Sabtu dan Minggu (4 dan 5 Mei 2024). Acara pembukaan yang berlangsung pada pagi hari tanggal 4 Mei 2024 dihadiri oleh Perdana Menteri Chen Chien-jen (陳建仁), Kepala Dewan Penguji Huang Jong-tsun (黃榮村), Menteri Ekonomi Wang Mei-hua (王美花), mantan Kepala Academia Sinica Lee Yuan-tseh, Legislator dari Partai DPP Luo Mei-ling, Rektor NCNU Wuu Dong-sing (武東星) dan lainnya.
Dalam kata sambutannya, PM Chen Chien-jen menyampaikan, gempa dashyat 21 September 1999 meruntuhkan lebih dari 50 ribu rumah dan bangunan, memporak-porandakan 50 ribu lebih rumah tangga, menewaskan 2 ribu lebih penduduk. Sejak 21 September hingga sekarang ini telah terjadi bencana gempa Tainan 6 Februari, gempa Hualien 3 April 2024 dan bencana lainnya. Pemerintah bersama masyarakat terus berupaya untuk meningkatkan ketangguhan ketahanan Taiwan agar semakin dapat beradaptasi dalam menghadapi krisis bencana.