History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Penghargaan Sastra Migran Taiwan (TLAM) ke-9 Dimulai, Total Hadiah Sebesar NT$ 350K

  • 05 May, 2024
  • 鄭蕙玲
Penghargaan Sastra Migran Taiwan (TLAM) ke-9 Dimulai, Total Hadiah Sebesar NT$ 350K
Penghargaan Sastra Migran Taiwan (TLAM) ke-9 Dimulai, Total Hadiah Sebesar NT$ 350K (foto: RTI)

(Taiwan, ROC) Pendaftaran Penghargaan Sastra Migran Taiwan (TLAM) telah dimulai hingga 5 Juni mendatang, karya sasta dapat dituangkan dalam bahasa Vietnam, Thailand, Indonesia, Myanmar dan Tagalog, pemenang pertama akan mendapat hadiah tertinggi senilai NT$ 150.000,-, total hadiah untuk penghargaan ini mencapai NT$ 350.000,-. Melalui tulisan dalam bahasa ibu pekerja migran dan penduduk imigran baru, panitia penyelenggara berharap ada kanal bagi mereka untuk bersuara, semakin banyak yang mendengar suara dari tempat yang berbeda.

TLAM menggelar konferensi pers pada hari Minggu ini (5/5), menyambut pekerja migran asing, penduduk imigran baru, generasi kedua imigran baru untuk ikut serta dalam perlombaan sastra ini, dengan menggunakan bahasa ibu yang berasal dari Vietnam, Indonesia, Thailand, Myanmar dan Tagalog untuk membuat karya tulis, tema tulisan tidak dibatasi, jumlah kata tidak lebih dari 3.000 kata.

Pada babak penyisihan akan memilih 50 karya tulis dari berbagai bahasa, setelah diterjemahkan dalam bahasa Mandarin, akan dinilai oleh juri yang terdiri dari penulis Chang Da-chun (張大春), Liao Chih-fong (廖志峰) dan lainnya, menyeleksi 1 juara utama, 1 juara juri, 3 pemenang pilihan terbaik dan 3 pemenang muda rekomendasi juri, bagi yang berhasil mendapat penghargaan, karya tulisnya masih berkesempatan untuk dikembangkan dalam proyek naskah pembuatan karya film dan televisi. Hadiah utama dengan sebesar NT$ 150.000, total hadiah keseluruhan mencapai NT$ 350.000,-

Penanggung jawab persiapan penghargaan ini Monomyth, Manager Umum Hsieh Yi-yun (謝易芸) mengatakan, “Saat ini terdapat lebih dari 720.000 pekerja migran Asia Tenggara dan ratusan ribu imigran menikah di Taiwan, semua ini adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari komunitas Taiwan, melalui umpan balik dengan berkreasi, membuat semua orang dapat mendengar suara yang belum pernah didengarkannya, melihat apa yang belum pernah dilihat tentang Taiwan. Hsieh Yi-yun mengatakan, “TLAM tidak hanya sekedar cerita yang ditulis sendiri, cerita mereka juga menjadi cerita Taiwan, sangat menanti ada kisah yang menarik agar memperkaya kisah kehidupan kita.”

Perintis penghargaan TLAM dan Ketua Pelaksana Asosiasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya Asia Tenggara, Chang Cheng (張正) beranggapan, pihaknya terus mendukung pekerja migran Asia Tenggara untuk terus menulis, yang menandakan mendorong agar kelompok etnis arus utama dan non-arus utama saling berdialog dan memahami, dengan kesempatan ini dapat memperkaya budaya Taiwan.

Legislator DPP, Su Chiao-hui (蘇巧慧) secara khusus hadir dan menyampaikan, sejak sebelum menjabat sebagai perwakilan rakyat hingga saat ini, ia terus memerhatikan isu imigran baru, hingga saat ini imigran baru telah menjadi sahabat baginya, apapun yang dihadapi oleh imigran baru dalam pernikahan, lingkungan kerja di Taiwan, membesarkan anak dan lainnya, ia berharap imigran baru dapat hidup berbaur di Taiwan. Su mengatakan, “Saat ini saya menjabat di kongres, ada kesempatan untuk merevisi aspek hukum, seperti hukum kewarganegaraan, hukum jaminan bagi imigran baru, alokasi dana anggaran, barusan tadi diam-diam bilang dengan Wu Su-yao(吳思瑤), semestinya anggaran penghargaan TLAM lebih banyak sedikit, jika ada kesempatan, berharap bisa mengupayakan lebih banyak sumber bantuan, agar semuanya dapat merasakan dirinya juga diperhatikan.”

Penghargaan ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan, Fubon Cultural & Educational Foundation, The General Association of Chinese Culture (GACC), Family Mart dan May God. Kegiatan ini mendapat bimbingan dari National Museum of Taiwan Literature, National Taiwan Museum dan Radio Taiwan Internasional, yang diselenggarakan oleh perusahaan “Monomyth” dan asosiasi “Wildgrasscreator”.

Komentar

Terbarumore