History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kunjungan Wapres Lai ke Pabrik Heineken Pingtung, Tekankan Kesetaraan Gaji Utara dan Selatan

  • 26 April, 2024
  • 曾秀情
Kunjungan Wapres Lai ke Pabrik Heineken Pingtung, Tekankan Kesetaraan Gaji Utara dan Selatan
Kunjungan Wapres Lai ke Pabrik Heineken Pingtung

(Taiwan, ROC) -- Wakil Presiden William Lai hari ini (26/4) hadir dalam acara “Peluncuran Produk Heineken Taiwan 2024” di Pingtung, ia berharap pabrik Heineken Pingtung Taiwan bisa menjadi basis produsen Heineken terunggul global, dan juga menjadi pabrik wisata, membantu menggerakkan pariwisata Kabupaten Pingtung. Wakil Presiden William Lai juga berharap karyawan yang ditempatkan di bagian selatan Taiwan juga mendapat perlakuan yang sama oleh perusahaan, bahkan lebih baik dari bagian utara dengan demikian baru dapat merekrut tenaga berbakat.

Wakil Presiden William Lai ditemani dengan mantan bupati Pingtung yang nantinya akan menjadi sekretaris jenderal istana presiden Pan Meng-an, Menteri Ekonomi Wang Mei-hua, dan Bupati Pingtung Chou Chun-mi (周春米) bersama-sama mengunjungi pabrik Heineken di Pingtung. William Lai tidak saja mengelilingi pabrik, tetapi juga menjadi juru arak anggur sehari dan berinteraksi dengan karyawan pabrik. Wapres William Lai terlihat santai dan senang, bahkan sempat bersenda gurau sehingga suasana terasa akrab.

Dalam kata sambutannya Wapres William Lai mengemukakan bahwa Taiwan adalah pasar luar negeri terbesar kedua Heineken, dan produksi Heineken dari pabrik Pingtung nantinya adalah untuk memenuhi pasar Asia yang akan memberikan kesan mendalam di masa mendatang, selain itu bir yang diproduksi dari pabrik Pingtung yang akan mengarah pada emisi nol bersih sebagai landasan dasar, tentu akan menjadi contoh bagi pabrik lainnya di Taiwan. William Lai juga mengungkapkan bahwa lingkungan dan juga kualitas air yang sangat baik di Pingtung, ia berharap Heineken pabrik di Pingtung bisa menjadi basis produksi yang paling unggul di dunia. Di samping itu ia menyampaikan bahwa dirinya juga mengamati tugas kerja dari perusahaan-perusahaan tingkat internasional kurang lebih sama, karyawan yang berada di bagian utara Taiwan kerap menerima bayaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan di bagian selatan, beliau beranggapan seharusnya utara dan selatan disamakan, bahkan kalau perlu malah bagian selatan lebih tinggi dari bagian utara agar dapat menarik tenaga bertalenta.

Komentar

Terbarumore