(Taiwan, ROC) --- Belakangan ini, biaya wisata di kawasan domestik Taiwan melonjak tinggi, membuat beberapa orang lebih memilih untuk pergi ke luar negeri daripada menghabiskan uang untuk berwisata di dalam negeri.
Namun, baru-baru ini, Warganet yang adalah seorang penulis memposting foto dari jadwal perjalanan 3 hari 2 malam di Taiwan yang ditawarkan oleh agen perjalanan Jepang. Tidak hanya mengunjungi kawasan utara, tengah, dan selatan, tetapi juga dengan harga kurang dari NT$15.000.
Postingan ini kemudian membuat netizen lainnya terkejut dan berkomentar, "Murah sekali!"

Penulis Huang Da-mi (黃大米) baru-baru ini memposting sebuah iklan jadwal perjalanan di Facebook, yang didapatnya dari agen perjalanan di Jepang dengan program tur "3 Hari 2 Malam di Taiwan".
Dari foto tersebut, terlihat pada hari pertama, mereka mengunjungi pusat kota Taipei, termasuk Xingtian Temple, Chiang Kai-shek Memorial Hall, dan Istana Kepresidenan.
Pada hari kedua, mereka langsung berangkat ke kawasan tengah Taiwan, misal mengunjungi Rainbow Village dan Sun Moon Lake, kemudian bergegas ke Tainan untuk mengunjungi Fort Provintia dan Kuil Koxinga, menginap di hotel di Kaohsiung.
Pada hari ketiga, para wisatawan akan berkunjung ke beberapa objek wisata kenamaan di Kaohsiung, sebut saja Lotus Pond, Pier-2 Art Center, dan Great Harbor Bridge sebagai akhir perjalanan.
Penting untuk disebutkan bahwa jadwal perjalanan ini tidak hanya melintasi utara, tengah, dan selatan Taiwan, tetapi juga mengunjungi banyak tempat wisata representatif dengan biaya perjalanan hanya sekitar NT$14.000, membuat Huang Da-mi berkomentar, "Sangat murah!"
Setelah postingan ini diunggah, banyak orang tertarik untuk mengikuti tur ini. Namun, sebagian besar netizen menunjukkan, "Mungkin mereka hanya menghabiskan waktu di dalam bus. Kasihan sopir busnya."
Dan juga ada yang berkomentar, "Jadwalnya terlalu padat. Terlihat seperti jadwal yang sangat sibuk. Ini adalah kebiasaan warga Jepang ketika mereka berwisata ke luar negeri. Ini merupakan perbedaan budaya yang menarik."