History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

180 Gempa Terjadi dalam 15 Jam, Mengapa Gempa Bumi Susulan Terus Menerus Mengguncang Taiwan? Ini Kata CWA

  • 23 April, 2024
  • 尤繼富
180 Gempa Terjadi dalam 15 Jam, Mengapa Gempa Bumi Susulan Terus Menerus Mengguncang Taiwan? Ini Kata CWA
180 Gempa Terjadi dalam 15 Jam, Mengapa Gempa Bumi Susulan Terus Menerus Mengguncang Taiwan? Ini Kata CWA 圖/自由時報

(Taiwan, ROC) --- Gempa terus terjadi dan tidak berhenti, Taiwan mengalami malam yang cukup tidak tenang. Mulai dari Senin kemarin (22/4) sore pukul 17:08, serangkaian gempa kecil dan besar mulai terjadi.

Pada Selasa dini hari ini (23/4) pukul 02:26 dan 02:32, terjadi dua gempa kuat dengan magnitudo 6,0SR dan 6,3SR, dan kedalaman gempa masing-masing hanya 10 kilometer dan 5,5 kilometer, yang termasuk dalam kategori gempa dangkal.  

Direktur Pusat Laporan Gempa Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), Wu Chien-fu (吳健富), menunjukkan bahwa, berdasarkan penilaian awal, gempa-gempa tersebut merupakan gempa susulan dari gempa tanggal 3 April 2024.

Setelah gempa tanggal 3 April 2024, pelepasan energi terutama terkonsentrasi di bagian utara, tetapi mulai kemarin bergerak ke selatan dan mengarah ke kawasan daratan, sehingga terasa sangat jelas oleh masyarakat.

Wu Chien-fu menambahkan, dari Senin kemarin sore pukul 17:08 hingga Selasa pagi ini (23/4) pukul 08:04, dalam waktu 15 jam telah terjadi 180 gempa, termasuk dua gempa dengan magnitudo di atas 6SR.

Gempa dengan magnitudo antara 5SR dan 6SR ada 21 gempa, yang terutama terkonsentrasi di area Yanliao (鹽寮) dan Shoufeng (壽豐).

30小時晃376次!氣象署:餘震頻率已經下降

圖/CWA

Wu Chien-fu menjelaskan bahwa gempa-gempa ini, berdasarkan lokasi dan waktu kejadiannya, dianggap sebagai gempa susulan dari gempa 3 April 2024.

Setelah gempa 3 April 2024, pelepasan energi utama terjadi di area utara, tetapi setelah 17:08 kemarin, fokus pelepasan energi bergeser ke selatan di area Shoufeng dengan jumlah yang signifikan, sehingga dirasakan sangat kuat oleh masyarakat.

Wu Chien-fu mengatakan, setelah gempa utama 3 April 2024 terjadi, sebagian besar energi terlepas di wilayah utara, sehingga tekanan di utara berkurang. Sedangkan tekanan di wilayah selatan relatif masih tinggi, maka gempa akan terjadi di selatan untuk melepaskan dan menyesuaikan tekanan tersebut.

Setelah tekanan menjadi lebih merata dan stabil, aktivitas gempa akan lebih tenang. Oleh karena itu, melihat dari lokasi dan waktu kejadian, berdasarkan data awal, gempa ini diduga merupakan gempa susulan dari gempa berkekuatan 7,2SR pada 3 April 2024.

Wu Chien-fu menganalisis, biasanya setelah terjadi gempa besar, gempa susulan akan perlahan mengecil dan berkurang, tetapi di tengah periode tersebut masih ada kemungkinan peningkatan jumlah gempa karena penyesuaian tekanan.

今早地震3級卻超晃氣象署曝2原因- 時事- 中時新聞網

圖/shutterstock

Energi dari sebuah gempa besar tidak akan terlepas hanya dalam beberapa kali gempa dalam waktu singkat. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, karena gempa dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

Wu Chien-fu menegaskan, jika gempa 7,2SR adalah gempa utama, maka gempa susulan selanjutnya seharusnya berkekuatan di bawah 7,2SR.

Berdasarkan pengalaman, seharusnya tidak akan ada lagi gempa susulan dengan kekuatan melebihi 7,0SR, kecuali seperti gempa besar di Jepang Timur, di mana terjadi gempa 7,0SR terlebih dulu yang semula dianggap sebagai gempa utama, tetapi ternyata disusul gempa dengan kekuatan 9,0SR.

Komentar

Terbarumore