(Taiwan, ROC) --- Kota Taoyuan kembali mengalami insiden kecelakaan fatal karena kendaraan tidak memberikan hak prioritas kepada pejalan kaki.
Menurut statistik dari otoritas berwenang, sejak penegakan hukuman diperketat pada Mei tahun lalu hingga akhir Maret tahun ini, telah ada lebih dari 123.000 kasus di mana kendaraan tidak berhenti untuk pejalan kaki di persimpangan. Namun sayangnya, jumlah kematian pejalan kaki di persimpangan jalan belum menunjukkan penurunan yang signifikan.
Berdasarkan data keamanan jalan dari Kementerian Transportasi dan Komunikasi, tercatat 189 orang meninggal pada tahun 2021 dan 188 orang pada tahun 2022, menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk memberikan prioritas kepada pedestrian di persimpangan jalan masih perlu ditingkatkan. Kepolisian akan terus memperkuat penegakan hukum.
Kepolisian menyatakan bahwa meningkatkan keselamatan lalu lintas pejalan kaki merupakan prioritas utama pemerintah.
Statistik menunjukkan bahwa semenjak 1 Mei 2023 hingga 31 Maret 2024, aparat kepolisian telah menindak 123.507 pelanggaran tidak berhenti di persimpangan untuk memberi jalan kepada pejalan kaki.

圖/自由時報
Statistik menunjukkan bahwa pada tahun 2021, terdapat 58.322 pelanggaran yang ditindak. Angka ini meningkat menjadi 139.086 pada tahun 2022, setelah penegakan hukum diperketat.
Namun, jumlah pejalan kaki yang terluka atau tewas di persimpangan tetap stabil, dengan 189 orang pada tahun 2022 dan 188 orang pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memberi jalan kepada pejalan kaki di persimpangan.
Divisi Lalu Lintas dari Kepolisian menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperkuat penegakan hukum, dengan berbagai pendekatan sekaligus bekerja sama dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi dalam menyampaikan konsep keselamatan bagi pejalan kaki dan keselamatan berkendara.

圖/自由時報
Mereka juga berharap para pengendara bisa lebih berempati, dengan prinsip "Lambat, Lihat, Berhenti" untuk memperlakukan pejalan kaki di jalan layaknya anggota keluarga sendiri.
Di sisi lain, untuk pejalan kaki, mereka diingatkan untuk "Berhenti, Lihat, dan Dengar," dan ditekankan untuk tidak lengah menggunakan ponsel saat berjalan di jalan.
Divisi Lalu Lintas mengingatkan bahwa pejalan kaki saat berjalan di jalan juga harus selalu berhati-hati, dengan memegang beberapa prinsip penting, termasuk tidak melanggar lampu merah.
Saat tidak ada trotoar atau jalur pejalan kaki, maka sebaiknya berjalan di sisi kiri untuk dapat melihat kendaraan dari arah berlawanan.
Saat keluar rumah di waktu pagi atau senja, serta malam hari, sebaiknya mengenakan pakaian yang cerah atau membawa barang yang memiliki reflector.
Saat berjalan berkelompok, harus menjaga jarak yang tepat dan berjalan dekat dengan tepi jalan, serta selalu menggunakan zebra cross dan tidak sembarangan menyeberang jalan.