(Taiwan, ROC) --- Temuan jaksa terhadap kepemilikan 7 video porno yang melibatkan anak di bawah umur milik artis kenamaan Taiwan, Mickey Huang (黃子佼), menggegerkan publik.
7 video tersebut didapat dari salah satu platform ilegal, yang ternyata Mickey Huang adalah member VIP di sana.
Sebelumnya, pada tanggal 4 April 2024, Mickey Huang pernah membuat postingan di Facebook, mengakui kesalahannya dan berharap publik mengawasi serta memberinya kesempatan untuk memperbaiki diri.
Namun, Warganet tidak terlalu mempercayai apa yang disampaikan Mickey Huang dalam postingan tersebut. Hingga saat ini kontroversi masih berkepanjangan, dengan lebih dari 20.000 warganet membanjiri Facebook-nya dengan makian.

Mickey Huang 圖/TVBS
Menanggapi hal ini, Mickey Huang akhirnya menutup akun Facebook-nya, memilih untuk tidak lagi menerima suara dari publik.
Tahun lalu Mickey Huang terlibat skandal pelecehan seksual gerakan MeToo. Baru-baru ini, terungkap bahwa dia menyimpan video porno yang tidak senonoh, bahkan melibatkan anak di bawah umur.
Selain itu, seorang wanita bernama Nona K juga mengaku dilecehkan olehnya. Rentetan fakta yang terungkap, sontak saja memicu amarah warganet.
Pada netizen akhirnya membanjiri akun Facebook milik Mickey Huang dengan makian.

Pada tanggal 4 April 2024, Huang mengunggah permintaan maaf. Ia mengaku dengan menuliskan, "Saya tahu, saya telah melakukan kesalahan, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Saya menyesal telah menyusahkan media dan warganet. Jika bersedia, tolong awasi saya di masa depan, beri saya kesempatan untuk memperbaiki diri."
Namun, permintaan maaf itu gagal meredakan amarah publik. Seminggu setelah insiden, Facebook Huang terus dibanjiri komentar makian yang dilayangkan oleh lebih dari 20.000 netizen.
Kini Mickey Huang memilih untuk diam-diam menutup akun Facebook-nya, menghilangkan juga unggahan permintaan maafnya sebelumnya.