(Taiwan, ROC) --- Calon presiden terpilih William Lai (賴清德) pada Rabu hari ini (10/4) mengumumkan bahwa mantan Ketua Partai Progresif Demokratik (DPP), Cho Jung-tai (卓榮泰), akan menjabat sebagai perdana menteri kabinet pemerintahan baru.
Cho Jung-tai kemudian mengumumkan susuan anggota kabinet pertama, termasuk Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chun (鄭麗君), Sekretaris Jenderal Kung Ming-hsin (龔明鑫), dan Juru Bicara Chen Shi-kai (陳世凱).
Mengenai apakah Sekretaris Jenderal Kantor Kepresidenan saat ini Lin Chia-lung (林佳龍) dan Wakil Perdana Menteri Cheng Wen-tsan (鄭文燦) akan bergabung dengan kabinet di masa mendatang, Cho Jung-tai mengatakan bahwa dia telah resmi memulai proses konsultasi dengan anggota kabinet lainnya dan akan mengumumkan keputusan secara bertahap di masa depan, dengan tujuan membentuk aliansi demokrasi besar guna menarik talenta dari berbagai pihak.
Mendekati hari pelantikan presiden pada 20 Mei 2024 mendatang, calon presiden terpilih William Lai secara bertahap menetapkan susunan kabinet.
Pada tanggal 10 April 2024, William Lai mengumumkan anggota kabinet pertama dan mengundang mantan Ketua Partai Progresif Demokratik (DPP), Cho Jung-tai, untuk menjabat posisi perdana menteri.
Setelahnya, Cho Jung-tai mengumumkan daftar anggota kabinet pertama, termasuk Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chun, Sekretaris Jenderal Kung Ming-hsin, dan Juru Bicara Chen Shi-kai. Keempatnya juga muncul di hadapan publik secara bersama, berbagi cerita dan alasan mereka menerima tawaran tersebut.
Cheng Li-chun mengatakan bahwa dia dihubungi melalui telepon saat hendak membawa anaknya berlibur selama liburan Qingming. Dia berterima kasih kepada William Lai dan Cho Jung-tai atas undangan mereka untuk bergabung dengan tim kabinet. Cheng Li-chun mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat terhormat, dan berkomitmen untuk membantu mewujudkan "Proyek Harapan Nasional" yang diajukan oleh William Lai.
Cheng Li-chun mengatakan, "Perdana Menteri Cho Jung-tai mengatakan bahwa berpartisipasi dalam perencanaan kebijakan dan membantu mewujudkannya akan menjadi sesuatu yang berarti. Itu menyentuh hati saya yang menyukai kebebasan, dan saya setuju untuk bergabung dengan tim eksekutif."
Kung Ming-hsin mengatakan bahwa Cho Jung-tai baru-baru ini menanyakan keinginannya untuk bergabung dengan kabinet.
Dia menganggap Cho Jung-tai sebagai seorang yang ahli dalam posisi Sekretaris Jenderal, dan berharap bisa belajar darinya tentang bagaimana menjadi sekretaris jenderal yang baik. Dia juga berharap dapat berkontribusi pada negara, terutama dalam bidang keuangan dan ekonomi.
Chen Shi-kai menyebutkan bahwa dia baru-baru ini ditanya oleh Cho Jung-tai, tetapi dia memiliki tiga anak di Taichung dan menyadari bahwa dia akan menghadapi tantangan besar di masa depan.
Dia sangat berterima kasih kepada Cho Jung-tai atas pengertiannya. Dia juga bercanda mengatakan bahwa Cho Jung-tai melakukan pekerjaan yang sangat baik sebagai juru bicara di masa lalu, yang tentunya akan menambah tekanan padanya.
Media bertanya apakah susunan kabinet baru akan mencakup anggota penting lainnya dari Partai Progresif Demokratik (DPP), seperti Lin Chia-lung dan Cheng Wen-tsan.
Cho Jung-tai menjawab bahwa dia telah secara resmi memulai proses konsultasi untuk tim kabinet masa depan. Hari ini adalah gelombang pertama pengumuman, dan nama-nama selanjutnya akan diumumkan secara bertahap ketika waktunya sudah tepat.
Untuk posisi yang belum ditentukan, dia tidak dapat memberikan rincian, tetapi akan terus bekerja menuju pembentukan aliansi demokrasi besar.
Cho Jung-tai mengatakan, "Kami akan berusaha keras untuk bergerak ke arah aliansi demokrasi besar. Ini adalah kelanjutan dari semangat untuk memperluas partisipasi publik. Hanya dengan cara ini tim pemerintahan kami dapat mendapat dukungan luas karena kami akan memasukkan pandangan dari semua kalangan dan berusaha untuk menarik talenta dari berbagai sektor. Ini adalah prinsip yang tidak berubah."
Cho Jung-tai menyatakan bahwa masih ada banyak waktu untuk membahas situasi masa depan, dan ia akan berdiskusi lebih lanjut dengan pemimpin tim eksekutif baru mengenai rencana Proyek Harapan Nasional.
Namun, pada tahap ini, prioritasnya adalah untuk mendukung penuh tindakan yang diambil oleh tim eksekutif yang dipimpin oleh Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan Perdana Menteri Chen Chien-jen (陳建仁). Masa depan akan dibangun di atas fondasi yang sudah ada menuju arah yang lebih baik.